Berita

Nova Andhika

Wawancara

WAWANCARA

Nova Andhika: Mengacungkan Jari Tengah, Foke Mau Diadukan ke MUI

MINGGU, 22 APRIL 2012 | 08:38 WIB

RMOL.Aksi mengacungkan jari tengah yang dilakukan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo saat acara Pasar Besar dan Motor Seken di Jakarta beberapa waktu lalu mengundang keresahan masyarakat.

“Aksi yang dilakukan Foke, sapaan akrab Fauzi Bowo, me­resahkan masyarakat. Menga­cung­kan jari tengah dalam pe­nilaian publik, dimak­nai sebagai ekspresi sikap pamer su­perio­ritas,” ujar Chairman Indo­­nesia Bureau­cracy Service Watch (IBSW) Nova Andhika, kepada Rakyat Mer­deka, di Jakarta, kemarin.

Sepeti di­ke­ta­hui, dalam foto yang beredar di twitter dan di­muat di sejumlah me­dia on­line, Senin (16/4) pagi, tampak Foke yang me­nge­­nakan baju ke­­meja ber­warna putih menga­­cung­kan jari tengah sambil ter­senyum de­ngan posisi diapit satu orang pe­rempuan dan satu orang laki-laki.

Dalam foto itu, seorang perem­puan remaja di sebelahnya juga mengacungkan jari tengah. Se­dangkan remaja pria mengacung­kan jempol.

Nova Andika selanjutnya mengatakan, mengartikan jari te­ngah dipahami publik interna­sio­nal sebagai ungkapan sero­nok. Pembelaan diri Foke di be­­be­rapa media masa pun dinilai tidak masuk akal.

“Melalui Juru Bicara Pemprov DKI Jakarta, Fauzi Bowo meng­klarifikasi bahwa tindakan me­nga­cungkan jari tengahnya se­bagai sikap yang hanya mengi­kuti gaya pemenang. Itu tidak masuk akal,” ujar Nova.

Berikut kutipan selengkapnya:

Barangkali Foke tidak me­nge­tahui arti mengacungkan jari tengah?

Beliau ini kan sering pergi ke luar negeri. Bahkan Foke meng­am­bil studi di luar negeri. Tentu­nya, memiliki pemahaman yang mapan atas pergaulan internatio­nal terkait arti dari sikap menga­cungkan jari tengah.

Saya rasa simbol seperti itu su­dah tidak asing lagi, baik untuk anak-anak zaman seka­rang mau­pun puluhan tahun yang lalu.

Bagaimana menurut Anda tin­dakan Foke seperti itu?

Sikap dan karakter Foke yang pada suatu saat mendadak jadi ‘pengikut buta’ merupakan ka­rak­ter yang sangat membahaya­kan dan kontraproduktif dengan jabatan dan kekuasaan­nya se­bagai Kepala Daerah.

Jika problematika sosial di Jakarta dengan maraknya jum­lah warga miskin, masyarakat pu­tus harapan, dan penderita gangguan jiwa yang berseli­we­ran di jalan-jalan protokol ibu kota sebagai impak dari ka­rak­ter Gubernur DKI Jakarta yang tak berbanding lurus de­ngan norma, etika, dan nilai ketela­danan.

Melihat hal itu, apa yang akan dilakukan IBSW?

IBSW dalam pernyataan si­kap­­nya akan mengadukan ma­sa­­lah ini pada Majelis Ulama Indo­nesia (MUI) dan meminta MUI untuk mengambil tindakan tegas atas apa yang sudah di­la­kukan Foke.

Apakah IBSW juga menya­ta­kan sikap tegas?

Ya. Sikap kami yang pertama, aksi mengacungkan jari tengah yang dilakukan Gubernur Fauzi Bowo, merupakan tindakan se­ronok yang sangat meresahkan.  Ini karakter pemimpin yang mi­nim keteladanan.

Sikap kedua, kami mendesak MUI untuk memanggil Guber­nur Fauzi Bowo dan memperta­nya­kan perilaku seronok yang di­­­la­kukannya serta dapat meng­ingat­kan Gubernur agar bersikap se­suai kaidah agama.

Yang ketiga, kami juga men­de­sak kepada institusi ke­dok­te­ran yang independen di Repu­blik Indo­­nesia untuk me­meriksa psi­ko­logi dan kondisi kesehatan Foke.

Hasil pemeriksaannya dapat dijelaskan secara detil dan trans­paran kepada publik. Sebab, tin­dakannya itu sangat membaha­yakan seluruh warga Provinsi DKI Jakarta. [Harian Rakyat Merdeka]



Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Kejagung Tetapkan 11 Tersangka Korupsi CPO dan POME Rp 13 Triliun, Ini Daftar Namanya

Selasa, 10 Februari 2026 | 16:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Kesehatan Jokowi Terus Merosot Akibat Tuduhan Ijazah Palsu

Rabu, 11 Februari 2026 | 04:02

Berarti Benar Rakyat Indonesia Mudah Ditipu

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:34

Prabowo-Sjafrie Sjamsoeddin Diterima Partai dan Kelompok Oposisi

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:06

Macet dan Banjir Tak Mungkin Dituntaskan Pramono-Rano Satu Tahun

Rabu, 11 Februari 2026 | 03:00

Board of Peace Berpotensi Ancam Perlindungan HAM

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:36

Dubes Djauhari Oratmangun Resmikan Gerai ke-30.000 Luckin Coffee

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:19

Efisiensi Energi Jadi Fokus Transformasi Operasi Tambang di PPA

Rabu, 11 Februari 2026 | 02:14

Jagokan Prabowo di 2029, Saiful Huda: Politisi cuma Sibuk Cari Muka

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:18

LMK Tegas Kawal RDF Plant Rorotan untuk Jakarta Bersih

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:06

Partai-partai Tak Selera Dukung Prabowo-Gibran Dua Periode

Rabu, 11 Februari 2026 | 01:00

Selengkapnya