Berita

PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Bisnis

Garuda Indonesia Perluas Jaringan Ke Selandia Baru

SELASA, 17 APRIL 2012 | 09:32 WIB

RMOL. PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk menandatangani nota ke­sepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Bandara Auckland. MoU itu berisi komitmen Garuda men­jadikan bandara tersebut se­bagai tujuan pertama pener­bangan ke Selandia Baru.

“Garuda yakin penan­da­ta­nganan MoU ini merupakan ke­sempatan baik meningkatkan dan memperluas jaringan ke Se­landia Baru dan kota-kota di Asia serta Eropa melalui Jakarta dan Bali,” kata Direktur Utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar di Jakarta, kemarin.

Penandatanganan MoU ter­sebut dilakukan oleh Emirsyah Satar dengan Kepala Bandara Auckland Joan Withers di­sak­sikan Perdana Menteri Selandia Baru John Key, Menteri Per­da­gangan Gita Wirjawan dan Menteri Perdagangan Selandia Baru Tim Groser.

“MoU ini kami tentukan karena Bandara Auckland di Selandia Baru termasuk ban­dara dengan traffic yang tinggi. Kami mengambil momen saat per­dana menteri Selandia Baru da­tang ke Jakarta,” tambah Emir.

Menurut dia, pe­nan­da­ta­nga­nan nota kesepahaman itu mem­bantu Garuda dalam pe­masaran untuk masuk ke pasar Selandia Baru.

“Komitmen mereka sangat penuh, masalah saat ini adalah pesawat, pesawat kami saat ini masih kurang jadi harus me­nam­bah pesawat, tapi kami belum menentukan tanggal­nya,” jelas Dirut Garuda terlama ini.

Emir juga memastikan pada 2013 Garuda akan memakai satu pesawat Airbus A330 untuk penerbangan Indonesia-Auck­land dengan frekuensi satu kali penerbangan untuk satu hari.

Untuk diketahui, maskapai penerbangan Selandia Baru Air New Zealand telah dijadwalkan memulai penerbangan terbatas dua kali seminggu ke Bali pada Juni 2012.

General Manager Aero­nau­tical Commercial Bandara Auck­land Glenn Wedlock me­nga­takan, MoU tersebut merupakan bentuk rencana awal pe­nge­m­bangan investasi dan jaringan Bandara Auckland.

“Dengan pembukaan pener­bangan Air New Zealand untuk rute Auckland-Denpasar, akan ada pengembangan pasar dan minat pariwisata Indonesia dan Selandia Baru,” kata Wedlock.

Sebelumnya, Garuda Indo­ne­sia juga bekerja sama dengan Ban­dara Auckland membuat acara Taste New Zealand di Jakarta dan Bali untuk menge­nalkan produk Se­landia Baru seperti anggur dan keju kepada pro­fesional kuliner dan pengu­saha ekspor Indonesia pada 2011. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya