Berita

fasilitas nuklir iran/ist

Dunia

Iran Dan Negara P5+1 Bahas Nuklir Di Turki

SABTU, 14 APRIL 2012 | 10:57 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Iran dan negara-negara maju yang tergabung dalam P5+1 akan mengadakan pertemuan di Turki, hari ini (Sabtu, 14/4), untuk membahas mengenai program pengayaan nuklir Iran. Pertemuan tersebut akan dimulai pada pukul 10.00 waktu setempat.

Dalam pertemuan tersebut enam negara besar yang tergabung dalam P5+1 yakni Amerika Serikat, Rusia, Cina, Inggris, Perancis dan Jerman akan meminta Republik Islam Iran untuk menghentikan program pengayaan nuklirnya yang kini telah mencapai 20 persen. Dengan presentase pengayaan tersebut, negara-negara besar ini khawatir Iran memproduksi senjata nuklir.

Pemerintah Iran sendiri mengatakan akan mengajukan sebuah "inisiatif baru" dalam pertemuan di Istanbul itu. Namun, belum ada kejelasan apakah inisiatif baru Iran ini akan menyetujui penghentian program pengayaan uraniumnya sebagaimana dikehendaki Barat.


"Iran mengirim sinyal bahwa mereka menginginkan sebuah pertemuan yang serius dan konstruktif," ujar diplomat Barat yang tidak disebutkan namanya, sesaat sebelum pertemuan antara Iran dan negara P5+1 dimulai, sebagaimana dikutip Al Jazeera (Sabtu, 14/4).

Jika pertemuan Istanbul ini mengalami kemajuan, maka Iran setuju untuk melanjutkan pembicaraan putaran kedua di Baghdad.

Selama ini, Barat selalu menuduh Iran tengah berusaha mengembangkan kemampuan senjata nuklir. Namun, salah satu negara produsen minyak terbesar di dunia itu berulang kali mengatakan bahwa program nuklirnya adalah upaya damai untuk menghasilkan energi listrik dan isotop-isotop medis untuk pasien kanker.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya