Berita

Ban Ki Moon/Ist

Dunia

Sekjen PBB Sesalkan Peluncuran Roket Korut

SABTU, 14 APRIL 2012 | 09:28 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki Moon merasa kecewa terhadap sikap pemerintah Korea Utara yang tetap meluncurkan roketnya. Kendati demikian, ada kabar yang menyebutkan bahwa peluncuran tersebut mengalami kegagalan. Hal ini sebagaimana disampaikan juru bicara Ban Ki Moon, Martin Nesirky, di Markas Besar PBB, New York pada Jumat (13/4) waktu setempat.

Sebagaimana dikutip AP (Sabtu, 14/4),dituturkan Nesirky bahwa Ban Ki Moon menyebut peluncuran itu sebagai sebuah tindakan 'yang patut disesalkan' karena bertentangan dengan aturan masyarakat internasional.

Padahal, sehari sebelum peluncuran (Kamis, 12/4) Ban juga telah mengimbau kepada pemerintah Korut untuk mempertimbangkan kembali keputusannya meluncurkan roket satelit tersebut, namun Korea Utara tetap keukeuh meluncurkan roket tersebut.


Ban beralasan bahwa peluncuran pada hari Jumat itu merupakan pelanggaran terhadap Resolusi tahun 1874 Dewan Keamanan PBB serta mengancam stabilitas kawasan. Sekjen PBB itu juga meminta Pemerintah Korut untuk tidak melakukan tindakan provokatif lebih lanjut yang hanya akan meningkatkan ketegangan di kawasan.

Pada hari Jumat (13/4), Dewan Keamanan PBB beranggotakan 15 negara bersidang di Mabes PBB, New York, untuk menentukan reaksi terhadap peluncuran roket yang dilakukan oleh Pyongyang itu.

Pihak Korea Utara sendiri telah berulang kali mengatakan bahwa peluncuran roket itu dilakukan untuk memperingati 100 tahun kelahiran mendiang pemimpin Korut  Kim Il Sung. Selain itu, Pyongyang juga menyebut peluncuran ini bertujuan damai yaitu untuk menempatkan satelit komunikasi ke orbit.

Pyongyang akhirnya merealisasikan rencana peluncuran satelit observasi itu pada hari Jumat. Namun, pemerintah Korea Selatan dan Jepang menyebutkan bahwa peluncuran itu mengalami kegagalan.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya