Berita

Azwar Abubakar

Wawancara

WAWANCARA

Azwar Abubakar: Kami Minta Hakim Bersabar, Gaji Dinaikkan Tahun 2013

JUMAT, 13 APRIL 2012 | 08:23 WIB

RMOL. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Azwar Abubakar berjanji memperjuangkan hak-hak para hakim.

“Tujuannya agar sesuai de­ngan amanat Undang-Undang yang menyebutkan hakim se­bagai pejabat negara,” katanya kepada Rakyat Merdeka, di Jakarta, kemarin.

Selain itu, lanjutnya, masalah ini sudah dijelaskan dalam PP No­mor 41 tahun 2002 tentang ke­n­aikan jabatan dan pangkat ha­kim. Ada perlakuan khusus terha­dap hakim. Namun belum direali­sasikan. Saat ini tunja­ngan yang diberikan baru tun­jangan kerja.

Berikut kutipan selengkapnya;


Apa mungkin gaji hakim di­naikkan karena APBN Peruba­han sudah ditandatangani?

Kami tidak bisa menjamin gaji para hakim dinaikkan tahun 2012 ini. Sebab Anggaran Pen­da­patan dan belanja Negara Peru­bahan (APBN-P) tahun 2012 sudah di­setujui DPR dan sedang berjalan.

Tapi perlu mendiskusikan hal ini dengan Menteri Keuangan Agus Martowardojo.


Kapan mulai dibahas?

Saya sudah ketemu dengan Wa­kil Menteri Ke­uang­an saat rapat di DPR. Baik DPR maupun Wamenkeu langsung mengecek APBN-P. Ternyata, APBN-P su­dah berjalan.


Kapan kira-kira gaji dan tun­jangan para hakim ini di­naik­kan?

Ren­cana ke­naikan gaji ha­kim tahun ini tidak bisa lagi. Tapi ta­hun depan bisa naik. Saya ber­harap me­reka bersa­bar.

Untuk tahun 2013, probilitas­nya bisa 90 persen. Aspirasinya kan sudah sampai di kami.

      

Apa saja tunjangan yang ba­kal didapat hakim itu?

Berdasarkan PP Nomor 41 tahun 2002, masuk dalam kate­gori pejabat negara berhak me­miliki tunjangan pejabat negara. Tapi yang baru diberikan kepada hakim ini sejak 2008 adalah tun­jangan kinerja, tunjangan pe­jabat negara belum diberikan.

      

Kenapa hingga kini masih be­lum mendapatkannya?

Hakim sebagai pejabat negara bukan hanya gaji yang didapat­kan. Tapi juga hak-hak protoko­ler, seperti tunjangan rumah, tun­jangan ja­batan seusuai dengan kemam­puan keuangan negara.

      

Kalau tidak mencukupi ba­gai­mana?

Ini yang perlu dibahas. Pera­turan yang disiapkan tidak hanya memberikan payung untuk ha­kim, namun juga untuk semua pejabat negara.


Bagaimana jika hakim be­nar-benar melakukan mogok?

Saya meminta kepada hakim untuk tidak melakukan mogok kerja. Sebab pemerintah sudah menggolongkan hakim ke dalam kategori pejabat negara.

Pemerintah kan sudah keluar­kan PP nomor 41 tahun 2002 bahwa hakim ini adalah kelom­pok pejabat negara. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

KPK Panggil 13 Saksi Kasus Mantan Wamen Imipas Silmy Karim

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:22

Gugatan PT KSS, Ahli Nilai Keputusan Kemenhub Timbulkan Konsekuensi Hukum

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:21

Mengenal Taufik Hidayat, Lelaki Paling Kejam Abad Ini

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:12

Laporan HAM PBB Sebut Israel Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:01

Jakarta 499 Tahun: Birokrasi Modern Belum Cukup Tanpa Perspektif HAM.

Rabu, 24 Juni 2026 | 12:00

BKKBN: 8,1 Juta Keluarga di Indonesia Berisiko Stunting

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:41

Kisah Mantri Perempuan BRI Tempuh Pegunungan Toraja untuk Layani Nasabah di Wilayah 3T

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:29

Konbes–Munas NU Ploso Diwarnai Aksi Intimidasi dan Motif Kepentingan Pribadi

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:28

Prabowo Dianugerahi Lencana Emas Adi Bakti Tani-Nelayan Maha Utama

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:24

KPK Panggil Mulyono di Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison

Rabu, 24 Juni 2026 | 11:18

Selengkapnya