Twitter & Facebook
Twitter & Facebook
RMOL. Para bos Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan mulai mengembangkan pengÂgunaan sosial media seperti Twitter serta Facebook untuk mengembangkan bisnisnya.
Hal ini terungkap saat acara BUMN Marketers yang diadakan di Gedung BNI, Jakarta, kemarin. Para bos BUMN berkumpul di acara yang diprakarsai PT BNI itu. Di antara yang hadir ada DiÂrektur Utama Telkom IndoÂnesia Rinaldi Firmansyah, Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo, Direktur Utama Garuda IndoÂneÂsia Emirsyah Satar dan Direktur UtaÂma Jamsostek Hotbonar Sinaga.
Wakil Direktur Utama BNI Felia Salim mengungkapkan alaÂsannya mengapa BNI sebagai tuan ruÂmah membahas sosial meÂdia. Pasalnya, BNI sebagai peraih penghargaan Anugerah BUMN 2011 katagori marketing berÂmaksud berbagi pengalaman, khuÂÂsusnya bagaimana mengelola pelanggan di sosial media.
“BNI melihat melonjaknya pengguna internet di Jabodetabek dan kota besar. Itu peluang besar, berani ekspansi penggunaan sosial media. Sosial media bisa menangkap suara dari palanggan secara langsung,†tegasnya.
Saat ini pengguna internet terÂbeÂsar dunia adalah Asia. Untuk IndoÂnesia, pengguna internet masih diÂÂkuÂasai oleh Jabodetabek, BanÂdung, MeÂdan, Semarang dan Banjarmasin.
“Tren penggunaan media interÂnet di dunia semakin meningkat tiap tahunnya dan Indonesia meÂnemÂpati urutan ke empat,†ujar bekas Direktur BEI ini.
Sementara Direktur Utama PT Telkom InÂdonesia Rinaldi FirÂmansyah meÂngatakan, orang InÂdonesia meÂmiÂliki budaya malu di dunia nyata, tapi di sosial media hal itu malah sebaliknya. DeÂngan beÂgitu, sosial media penting menÂjadi media komuÂnikasi bagi peruÂsahaan dan peÂlanggan yang berÂdampak terÂhaÂdap peningkatan penjualan.
Menurutnya, Telkom sudah terÂlebih dahulu masuk ke ranah media sosial, yang meliputi meÂdia sosial marketing dan comÂpliance.
Kendati demikian, Telkom tetap butuh media sosial sebaÂgai alat pengembangan bisnis. “SoÂsial media bisa meningÂkatkan tranÂÂsaksi,†timpalnya. Namun, Rinaldi menyaÂyangÂkan masih sedikitnya dirut BUMN yang meÂÂmanfaatkan sosial media sebaÂgai meÂdia partner. “Masih seÂdikit CEO yang ikut Twitter,†cetusnya.
PT Garuda Indonesia mulai mengepakkan sayap dengan meÂmasuki ranah media sosial yang akan direalisasikan tahun ini. Inisiatif ini dipakai Garuda sebaÂgai salah satu alat untuk meÂngemÂbangkan bisnis, baik persoÂnal brand maupun bussiness brand.
“Kami memang masih terÂbelakang. Namun, tahun ini baru kita mulai,†kata Emirsyah Satar.
Ia mengungkapkan, media sosial seperti Facebook dan Twitter memang belum diguÂnakan oleh beberapa direksi GaÂruda, termasuk dirinya. “Namun, saya masuk ke Facebook dan terkejut ternyata nama saya dan direksi lain ada. Saya coba mengÂhapus, kemudian muncul lagi,†imbuhnya. [Harian Rakyat Merdeka]
Populer
Senin, 05 Januari 2026 | 16:47
Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13
Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09
Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46
Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39
Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00
Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15
UPDATE
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10
Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22
Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34
Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41
Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39