Berita

ilustrasi

Supaya Tak Jadi Pengikut Parpol Besar, Patok PT 10 Persen

SELASA, 10 APRIL 2012 | 22:21 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Partai Nasdem menginginkan ambang batas Parliamentary Threshold (PT) tetap dipatok pada angka yang tidak kecil.

"Partai yang ada harus punya kursi yang besar di parlemen. Kalau cuma punya 20 atau 30 kursi, partai tidak bisa apa-apa," kata politisi Nasdem, Jeffry Geofani sesaat lalu (Selasa, 10/4).

Nasdem menginginkan PT yang digunakan adalah 10 persen. Sehingga, partai yang ada di parlemen benar-benar adalah partai besar yang bisa mewarnai dan memberikan pengaruhnya terhadap suatu kebijakan. Selain itu, angka ini cukup ideal untuk bisa mencegah partai politik dari situasi hanya mengekor kepada partai besar.


"Kalau punya kursi di parlemen kecil, itu akan jadi follower partai-partai besar saja. Akhirnya yang ada hanya lobi-lobi politik," kata Jeffry.
 
"Inilah keyakinan kami di Nasdem kenapa PT harus 10 persen," tandas dia.[dem]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya