Berita

din syamsuddin/ist

Prof. Din Syamsuddin Puji PKS, Responsif terhadap Masalah Umat

SELASA, 10 APRIL 2012 | 13:59 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai-partai Islam dan partai berbasis massa Islam saat ini kurang peduli dan sensitif terhadap isu-isu yang sedang aktual di masyarakat, terutama menyangkut isu internasional.

Penilaian itu disampaikan Ketua Umum PP Muhammadiyah Din Syamsuddin saat berbicara dalam diskusi buku "Dilema PKS: Suara dan Syariah" dalam diskusi buku "Dilema PKS: Suara dan Syariah" karya peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi di kampus UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, Tangerang, Selasa (10/4).

Din menjelaskan, seharusnya isu-isu seperti Palestina, konflik dan penindasan terhadap minoritas muslim di beberapa negara, dan lain sebagainya, serta isu-isu aktual dalam negeri mendapat perhatian dari partai-partai Islam dan berbasis massa Islam. Padahal, isu-isu aktual itu banyak yang berdimensi politik.

"Karena partai tidak bergerak, akhirnya tugas itu diambil alih ormas-ormas Islam. Energi yang seharusnya untuk berdakwah, kultural, menjadi terkuras di masalah berdimensi politik," ujarnya.

Dalam konteks itu, Din yang juga guru besar Politik Islam di kampus tersebut mengapresiasi PKS yang banyak merespon masalah-masalah aktual keummatan. Tapi dia mengingatkan, salah satu tantangan dan dilema PKS saat ini adalah istiqomah. "Apakah PKS bisa istiqomah di dalam gerakan politik. Sebab, kepentingan politik pasti akan dominan, apalagi jika sudah di dalam kekuasaan," lanjut Din.

Ia menyarankan, ke depan PKS dan partai-partai Islam lain lebih mengedepankan masalah istiqomah dalam komitmen memajukan kesejahteraan umat dan bangsa. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya