Berita

alex noerdin/ist

PILGUB DKI

Sindir Foke, Alex Noerdin Bikin Tim Gabungan Atasi Macet dan Banjir

SENIN, 09 APRIL 2012 | 18:26 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Pasangan calon gubernur-wakil gubernur DKI Jakarta, Alex Noerdin-Nono Sampono mempersiapkan tim gabungan untuk mengatasi kemacetan dan banjir. Tim tersebut berasal dari perguruan tinggi lokal dan luar negeri.

"Apa yang kami lakukan, saya akui itu bukan hal baru. Tapi itu adalah exercise (latihan) dari semua studi yang sudah ada. Tim ahlinya dari perguruan tinggi juga dan ada yang dari luar," kata Alex Noerdin kepada Rakyat Merdeka Online, Senin (9/4).

Alex yang kini masih menjabat Gubernur Sumatera Selatan pun menyindir pembangunan koridor bus Transjakarta, kendati program itu adalah gagasan Gubernur Sutiyoso. Bang Yos dalam 3,5 tahun mampu membangun 10 koridor, sementara Foke dalam 5 tahun hanya bisa bangun 1 koridor.


"Kami targetkan, Jakarta bebas macet dalam tiga tahun dengan menuntaskan 4 koridor lagi dan menambah 5 koridor lain," papar Alex.

Menurut Alex, tersendatnya pembangunan koridor bus Transjakarta di era pemerintahan saat ini lebih ditujukan pada faktor kepemimpiman, bukan kendala dana. Pasalnya, dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) DKI Jakarta yang mencapai Rp 36 triliun sebenarnya sudah lebih dari cukup untuk mengatasi persoalan macet.

"Kajian soal atasi macet dan banjir ini yah itu-itu saja, tapi kenapa nggak selesai-selesai juga? Masalah Jakarta saat ini sebenarnya ada di kepemimpinanya," kata Alex.

Contoh lainnya adalah proyek monorel yang dibiarkan mangkrak begitu saja. Menurut Alex, jika alasan proyek monorel mangkrak lantaran terganjal jaminan pembiayaan monorel, harusnya pemerintah bisa melakukan langkah antisipasi.

"Kalau Peraturan Pemerintah keluarnya lama, saya akan keluarkan Pergub kemudian diikuti Perda. Menurut saya, aturan itu dan anggarannya sudah lebih dari cukup untuk meneruskan proyek monorel. Tapi hal ini tidak dilakukan Foke dan dibiarkan begitu saja," kata Alex. [arp]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

Tak Pelihara Buzzer, Prabowo Layak Terus Didukung

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:14

Stasiun Cirebon Dipadati Penumpang Arus Balik Nataru

Jumat, 02 Januari 2026 | 04:00

SBY Pertimbangkan Langkah Hukum, Mega Tak Suka Main Belakang

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:34

Pilkada Lewat DPRD Cermin Ketakutan terhadap Suara Rakyat

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:26

Jika Mau Kejaksaan Sangat Gampang Ciduk Silfester

Jumat, 02 Januari 2026 | 03:01

Pilkada Lewat DPRD Sudah Pasti Ditolak

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:37

Resolusi 2026 Rismon Sianipar: Makzulkan Gibran Wapres Terburuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:13

Kata Golkar Soal Pertemuan Bahlil, Dasco, Zuhas dan Cak Imin

Jumat, 02 Januari 2026 | 02:10

Penumpang TransJakarta Minta Pelaku Pelecehan Seksual Ditindak Tegas

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:38

Bulgaria Resmi Gunakan Euro, Tinggalkan Lev

Jumat, 02 Januari 2026 | 01:21

Selengkapnya