Berita

Perburuan Neneng SW Belum Signifikan

SABTU, 07 APRIL 2012 | 10:28 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Tersangka suap Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Neneng Sri Wahyuni belum juga tertangkap. Padahal pekan lalu, interpol menginformasikan sudah mengendus di negara mana istri Muhammad Nazaruddin itu bersembunyi.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melalui Jurubicaranya, Johan Budi SP, menyampaikan, saat ini pihaknya belum mendapatkan perkembangan terbaru tekait perburuan Neneng setelah infromasi yang diberikan pihak Mabes Polri pekan lalu itu.

"Belum ada perkembangan signifikan," kata Johan kepada Rakyat Merdeka Online beberapa waktu lalu.


Neneng dijadikan tersangka dalam kasus dugaan suap pengadaan PLTS di Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans) pada 2008 dan kebagian jatah Rp2,7 miliar. Neneng yang merupakan Direktur Keuangan Permai Group hampir setahun ini menjadi buronan interpol.

Pekan lalu, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri, Komjen Pol Sutarman mengatakan, interpol berhasil melacak keberadaan Neneng di Thailand. Di kota mana persisnya berada, Sutarman enggan membocorkannya. Namin ia mendorong kepolisian Thailand untuk menangkap Neneng.[dem]


Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya