Berita

Ban Ki Moon/ ist

Dunia

Sekjen PBB: Suriah Langgar Komitmen Dewan Keamanan

SABTU, 07 APRIL 2012 | 10:00 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

RMOL. Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki Moon mengecam semakin meningkatnya serangan yang dilakukan oleh pemerintah Suriah. Dengan peningkatan serangan ini, Ia menyebutkan bahwa rezim Bashar al Assad telah melanggar komitmen dengan Dewan Keamanan PBB dalam mengakhiri tindak kekerasan.  

Dalam sebuah pernyataan yang dibacakan oleh juru bicara PBB Martin Nesirky, Ban Ki Moon mengatakan bahwa dirinya mengutuk keras segala bentuk kekerasan terbaru yang terjadi di Suriah. Ia juga menyesalkan sikap pemerintah Suriah yang tidak menjaga komitmen untuk menghentikan segala bentuk penggunaan senjata berat di pusat-pusat pemukiman warga sipil.

"Ban menyesalkan serangan yang dilakukan oleh pihak berwenang Suriah terhadap warga sipil tak berdosa, termasuk perempuan dan anak-anak, padahal ada komitmen dari Pemerintah Suriah untuk menghentikan seluruh penggunaan senjata berat di pusat-pusat," ujar pernyataan Ban sebagaimana dikutip Reuters (Sabtu, 7/4).


Lebih lanjut, Ban menuduh Presiden Bashar al Assad secara sengaja memanfaatkan tenggat waktu 10 April, yang diberikan oleh Dewan Keamanan PBB, yang seharusnya digunakan untuk menarik tentara dan senjata berat dari berbagai kota besar di Suriah, justru digunakannya sebagai dalih untuk meningkatkan pembunuhan.

"Tenggat waktu 10 April adalah untuk memenuhi pelaksanaan komitmen pemerintah, sebagaimana disahkan Dewan Keamanan, bukan alasan bagi berlanjutnya pembunuhan," tambah Ban.

Sebelumnya pada Selasa (3/4), Dewan Keamanan PBB telah mensahkan suatu pernyataan yang mendukung rencana perdamaian gagasan Kofi Annan. Pernyataan yang juga mendapat dukungan dari Rusia dan China itu, secara resmi memberikan batas waktu hingga 10 April bagi Pemerintah Suriah untuk menarik tentara dan senjata dari berbagai kota besar.

Namun pegiat hak asasi manusia mengatakan sejak pernyataan baru itu disahkan, sedikitnya 35 orang tewas dalam serangan pemerintah yang dilancarkan pada hari Jumat. Serangan serupa yang dilancarkan Rezim Assad pada hari Kamis juga telah menewaskan 77 warga sipil.[ian]

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

UPDATE

DPR Minta Evaluasi Perlintasan Usai Insiden Tabrakan Argo Bromo-KRL

Selasa, 28 April 2026 | 00:15

KRL Sempat Menabrak Taksi Sebelum Diseruduk KA Argo Bromo

Selasa, 28 April 2026 | 00:04

Kedaulatan Data RI jadi Sorotan di Tengah Gejolak Geopolitik

Senin, 27 April 2026 | 23:46

Tim SAR Berjibaku Evakuasi Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 23:24

Kereta Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur, KAI Masih Investigasi

Senin, 27 April 2026 | 23:10

Heboh Anggaran Baju Dinas Pemprov Sumsel Tembus Rp3 Miliar

Senin, 27 April 2026 | 22:30

Kuasa Hukum Thio: Jangan Korbankan Terdakwa Atas Kesalahan Negara

Senin, 27 April 2026 | 22:28

Rocky Terkekeh Dengar Candaan Prabowo Soal “Disiden” di Istana

Senin, 27 April 2026 | 22:11

Kejati Sumut Geledah Kantor Satker Perumahan Usut Dugaan Korupsi Proyek Rusun

Senin, 27 April 2026 | 22:11

KAI Fokus Evakuasi Penumpang di Stasiun Bekasi Timur

Senin, 27 April 2026 | 22:06

Selengkapnya