Berita

ilustrasi/ist

Bisnis

Target Omzet Jakarta Great Sale Tahun Ini Dipatok Rp 10 Triliun

Permintaan Barang Ritel Ditaksir Naik 20 Persen
SABTU, 07 APRIL 2012 | 08:20 WIB

RMOL.Dalam dua bulan lagi, bisnis ritel di Jakarta bakal makin mon­cer. Festival Jakarta Great Sale (FJGS) ke-4 akan segera digelar pada Juni tahun ini. Kali ini, Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indo­nesia (APPBI) sebagai penye­lenggara mematok target omzet Rp 10 triliun.

Ketua Panitia Fes­tival Jakarta Great Sale Handaka Santosa me­ngatakan, FJGS me­rupakan aca­ra yang ditunjukkan untuk me­ningkatkan perdaga­ngan ritel, hiburan dan rekreasi.

Selain itu, acara ini juga mam­pu menarik wi­satawan nusantara maupun man­canegara untuk ber­­belanja di Jakarta. Karena itu, ia menga­jak semua stake­hol­­der agar menjadi­kan Jakarta sebagai kota yang da­pat dibang­gakan dimata interna­sional.

“Saat ini, masyarakat cende­rung belanja di luar negeri ka­rena semakin banyaknya fasili­tas dan penawaran menarik se­perti dis­kon. Karena itu, kami memper­siapkan pelaksanaan FJGS 2012 dengan lebih maksi­mal,” jelas Handaka di Jakarta, Kamis (5/4).

Ia merinci, berbagai program diskon, penawaran menarik hing­ga program belanja tengah ma­lam (midnight sale) akan di­gelar di 72 pusat perbelanjaan selama berlangsungnya FJGS dari tang­gal 1 Juni hingga 14 Juli depan.

Dia mengajak pe­merintah, pusat belanja, retai­ler, asosiasi-asosiasi maupun me­dia untuk bekerja sama me­nyuk­seskan event tahunan tersebut.

“Tahun lalu, nilai total tran­sak­si ritel selama FJGS menca­pai Rp 8,7 triliun. Kami berharap bisa meningkatkan nilai transak­si ini hingga 20 persen atau men­jadi Rp 10 triliun,” sambung CEO Sena­yan City ini.

Tahun ini, pihaknya akan me­ngusung tema Jakartaku Masa Depanku. Dengan bermodalkan anggaran Rp 5,2 miliar, FJGS 2012 diharapkan dapat semakin menguatkan hubungan antara pe­laku bisnis di Jakarta, me­ning­­kat­kan jumlah pengunjung ke pusat perbelanjaan (Mall) seba­nyak 20 persen sekaligus mening­katkan pendapatan pajak daerah.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo menyambut positif dise­lenggarakannya event ini. Event ini dinilai berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Jakarta.

Tahun lalu, perekonomian Jakarta tumbuh 6,7 persen atau lebih besar dibandingkan per­tum­­buhan rata-rata perekono­mian nasional. Inflasi mencapai 3,97 persen. Dan Pendapatan Domes­tik Bruto (PDB) Jakarta mende­kati Rp 1.000 triliun.

Wakil Sekjen Asosiasi Pengu­saha Ritel Indonesia Satria Ha­mid menuturkan, dampak turu­nan dari FJGS adalah mening­kat­nya permintaan barang pada ritel sebanyak 20 persen.

Selain itu, lon­jakan juga terjadi dari sisi pengunjung. Biasanya, pada hari biasa, jumlah pengun­jung sekitar 5.000 orang dan akhir pekan (Ju­mat, Sabtu dan Minggu) seba­nyak 8.000 orang. Selama FJGS, angka tersebut naik 20 persen.

“Selain berdampak pada ritel, event ini juga menggerakkan sektor lain seperti restoran, spa dan lainnya. Kalau transaksi ta­hun lalu naik 20 persen, kita tar­getkan tahun ini naik lagi 10 per­sen,” tutur Head of Public Affairs PT Carrefour Indonesia itu. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya