Berita

Hidayat Nur Wahid/ist

Hidayat Nur Wahid: Pengerukan Kali Krukut dan Pembangunan Waduk Tak Harus Tunggu Pusat

KAMIS, 05 APRIL 2012 | 13:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tidak harus menunggu Pemerintah Pusat dalam hal ini Kementerian Pekerjaan Umum menggelontorkan dana untuk pengerukan Kali Krukut. Karena Kali Krukut bukan melintasi dua provinsi. Hulu kali Krukut adalah di Jagakarta, yang masuk dari kawasan Jakarta sendiri.

Hal itu disampaikan calon gubernur DKI Jakarta Hidayat Nur Wahid kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 5/4) saat ditanya apa solusi agar air di kali tersebut tidak lagi meluap sehingga menjadi banjir seperti sekarang ini.

"Kali Krukut itu adalah kewenangan pemprov DKI Jakarta termasuk keuangannya. Makanya harus segera diselesaikan (pengerukannya). Tahun depan harus sudah mulai ada anggaran pengerukan sungai Krukut dan pembuatan waduk di dekat hulu atau sumber kali Krukut," jelasnya.

Jagoan PKS ini memang mengaku sudah mendengar Pemprov DKI Jakarta mulai melakukan pembebasan tanah untuk pembangunan waduk di Brigif. Menurutnya, pembangunan waduk itu harus segera realisaikan sesegara mungkin.

"Tahun depan itu sudah harus dipastikan proses ke arah itu harus dipercepat. Sehingga kita ingin menghadirkan manajemen air yang membawa berkah dan tidak menjadi musibah. Air yang membawa berkah, air ketika air itu menguntungkan bagi warga Jakarta," ungkapnya.

"Kalau kita mempunyai waduk, bisa kita tampung air hujan menjadi air baku. Kan air yang tadinya menjadi musibah, kini bisa berubah menjadi berkah," sambungnya.

Menurutnya, hal ini penting, apalagi, masyarakat Jakarta saat ini ketergantuan akan suplai air dari PT PAM Lyonnaise Jaya (Palyja) dan PT Thames Pam Jaya (TPJ). Banyak warga Jakarta mengeluhkan air dari kedua perusahaan itu. Airnya kotor karena sumber air bakunya bermasalah. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Ombudsman RI Pelototi Tata Kelola Haji

Kamis, 23 April 2026 | 10:15

Kemlu Protes Spanduk "Rising Lion" Israel di RS Indonesia Gaza

Kamis, 23 April 2026 | 10:06

IHSG Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp17.274 per Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 09:21

Kisah Epik Sang ‘King of Pop’: Film Biopik Michael Resmi Menggebrak Bioskop Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:18

Ketua KONI Ponorogo Sugiri Heru Sangoko Dicecar KPK Soal Pemberian Fee ke Sudewo

Kamis, 23 April 2026 | 09:15

MUI Minta Jemaah Haji Doakan Pemimpin Indonesia

Kamis, 23 April 2026 | 09:14

Bursa Asia Menguat: Nikkei Cetak Rekor

Kamis, 23 April 2026 | 09:07

Harga Minyak Kembali Tembus 100 Dolar AS

Kamis, 23 April 2026 | 08:58

Wall Street Perkasa Berkat Donald Trump

Kamis, 23 April 2026 | 07:41

Pentagon Pecat Petinggi Angkatan Laut John Phelan di Tengah Gencatan Senjata

Kamis, 23 April 2026 | 07:25

Selengkapnya