Berita

istimewa

Korban Banjir, Hidayat Nur Wahid Semakin Bersemangat Cari Solusi

KAMIS, 05 APRIL 2012 | 11:08 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Hidayat Nur Wahid mungkin satu-satunya calon gubernur yang menjadi korban banjir. Kemarin, rumahnya di Jalan Kemang IV Nomor 79, Kemang, Jakarta Selatan, bahkan dimasuki air sampai mencapai betis orang dewasa. Atas kondisi tersebut, Hidayat Nur Wahid pun merasa semakin menjadi warga Ibukota.

"Saya merasa semakin menjadi warga Jakarta. Karena Jakarta bukan hanya suka, banyak duka juga. Di Jakarta ini banyak orang yang hanya dapat suka, tapi tidak ketemu dukanya," ujar Hidayat kepada Rakyat Merdeka Online, di sela-sela ia berolahraga di kawasan DPR, Jakarta.

"Saya (dapat) dua-duanya. Mengalami banjir secara langsung, baik sebagai relawan pada tahun 2002, 2007, maupun ya rumah saya kebanjiran. Itulah yang kemarin itu," sambungnya.

Bekas Ketua MPR ini juga menjadi semakin menghayati tentang bagaimamana tidak nyamannya terkena banjir. Apalagi, semakin tidak nyaman, apabila pemimpin yang bisa memberikan rasa ketenangan, tidak hadir pada saat warga tertimpa musibah, seperti yang ia saksikan kemarin. Memang, dia akui, ada pihak Pemprov yang tiba itupun pejabat kantoran di atas pukul 11.00.

Mungkin karena di kawasan Anda ada Cagub, jadi pejabat tidak datang?

"Bukan hanya di tempat saya. Di Kemang 10 juga demikian. Padahal di daerah saya itu ada sebagian warga hanya penunggu rumah. Mereka sampai di atap rumah. Dari pagi belum makan, siang juga nggak bisa belanja. Kemana pemerintah?" tanya.

Tapi dia mengambil hikmah atas musibah kemarin itu. Dengan musibah itu, hubungan antar sesama warga menjadi semakin erat.

"Saya datang ke mereka. Kita kirimkan makanan, sarapan pagi, makan siang dan lain sebagainya. Jadi hikmahnya, ya mempererat persahabatan antara kami. Semakin terasa bahwa pemimpin harus hadir di tengah masyarakat," ungkapnya.

"Saya menjadi bagian dari Jakarta dalam suka dan duka. Dan itu mudah-mudahan akan menyemangati (saya) mencari solusi terhadap permasalahan-permaslahan yang riil sehari-hari ada di masyarakat," tandasnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya