sby/ist
sby/ist
RMOL. Kalau PKS gentle maka harusnya legowo dan bisa memahami kenapa harus keluar dari barisan koalisi pendukung pemerintah. Itu bagian dari resiko politik karena PKS bersikap berbeda dengan koalisi. Bukan malah menunggu dikeluarkan oleh SBY selaku ketua Setgab.
"PKS tidak perlu membanting rumah tangga sendiri dengan menyalahkan SBY sebagai 'menantu' yang tidak berani bertanggung jawab. Pengkambinghitaman justru menunjukkan kualitas dan karakter PKS yang rendahan," ujar Ketua Umum Banteng Kedaulatan, Farhan Effendi kepada Rakyat Merdeka Online beberapa saat lalu (Rabu, 4/4). Banteng Kedaulatan merupakan ormas pendukung SBY.
Sudah dipahami bahwa apa yang dimainkan oleh PKS adalah politik pragmatis untuk kekuasaan semata. Segudang dalil yang dimajukan elit PKS, kata dia, hanyalah jubah untuk menutupi kedok birahi kekuasaannya.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16
Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08
Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01
Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55