Berita

gun gun

Warga Jakarta Tak akan Pilih Cagub yang hanya Bisa Bagi-bagi Beras

RABU, 04 APRIL 2012 | 16:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta mulai ramai-ramai memanfaatkan musibah banjir yang sedang melanda Ibukota untuk tebar pesona. Hampir semua calon sudah turun menemui warga dan memberikan sejumlah bantuan.

"Kalau dari konteks komunikasi politik, itu sah-sah saja dilakukan," ungkap pengamat komunikasi politik Gun Gun Heryanto kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Rabu, 4/4).

"Tapi kalau sifatnya sporadis, hanya memanfaatkan event, kemudian tidak ada program yang berkelanjutan dalam mendekati simpul-simpul suara, tentu itu tidak akan berdampak signifikan. Karena, toh semua calon melakukan itu," sambung Direktur Eksekutif The Political Literacy Institute ini.

Menurut Gun Gun, kalau mau efektif menggaet massa, mestinya para calon tidak hanya berhenti memberikan bantuan. Tapi para calon harus melanjutkannya dengan melakukan pemberdayaan masyarakat atau community development. Pemberdayaan masyarakat itu biasanya dilakukan dengan tiga hal.

Pertama, community services. Para calon memberikan servis kepada masyarakat. Misalnya, memberikan pelayanan kesehatan, membangun infrastruktur dan lain-lain. "Kedua community empowerment, memberdayakan masyarakat yang sudah langganan terkena banjir. Ketiga community relation, membangun sentra-sentra komunikasi di daerah yang tahunan terkena banjir," imbuhnya.

Menurut Gun Gun, kalau itu yang dilakukan oleh para calon, kemungkinan masyarakat akan memilih para calon tersebut. "Tapi, kalau hanya bagi-bagi beras, itu hanya easy come easy go. Mudah datang, citranya juga mudah pergi," tandasnya. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya