Berita

sayrief hasan/ist

HARGA BBM

Menteri Syarief Hasan: Dampak Kenaikan BBM, Keseimbangan Ekonomi Tercipta

RABU, 04 APRIL 2012 | 15:12 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Naik turun harga sembako akibat wacana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) adalah hal yang biasa saja. Hal ini terjadi sebab fundamental ekonomi belum berubah.

"Ekonomi pasar selalu begitu. Keseimbangan akan tercipta kembali," kata Menteri Koperasi dan UKM, Syarief Hasan, usai melantik Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram, Deputi bidang Kelembagaan Setyo Heriyanto, Deputi Bidang Pembiayaan Meliadi Sembiring, Deputi SDM Prakoso Budi Susetiyo, dan staf ahli menteri bidang hubungan Antarlembaga Pariaman Sinaga di gedung Kementerian Koperasi dan UKM, Kuningan, Jakarta Selatan (Senin, 2/4).

Syarif pun memprediksi harga akan kembali seimbang dalam enam bulan pasca wacana kenaikan harga BBM ditunda oleh DPR. Khusus untuk barang-barang tertentu, pemerintah akan terus memonitor pergerakan harganya.


"Kalau memang operasi pasar harus dilakukan, bisa saja itu. Misalnya harga beras," ungkap Syarif Hasan.

Akibat wacana kenaikan harga BBM, lanjut Syarif, inflasi meningkat meski dalam skala kecil. Dan bila harga BBM benar-benar naik dalam enam bulan ke depan, nilai inflasi hanya sebesar dua persen.

"Pasti ada inflasi. Kita sudah perkirakan. Tapi itu hanya sekitar dua persen. Tapi kan nanti akan kembali ke harga keseimbangan," ungkap Syarief.

Sementara itu, Deputi bidang Pengkajian, I Wayan Dipta mengatakan, secara umum, kenaikan BBM per 30 persen kenaikan hanya berdampak pada sekitar 1,66 persen pada sektor UKM. Dengan demikian tidak terlalu signifikan.

Tingginya dampak kenaikan BBM pada sektor transportasi, kata Wayan, akibat pengangkutan barang-barang kebutuhan perdagangan dan makanan banyak menggunakan angkutan pribadi. Misalnya, tukang bordir dari Pekalongan-Jawa Tengah ketika hendak memasarkan barang dagangannya ke Pasar Tanah Abang, dan ia tidak bisa mengunakan BBM bersubsidi.

"Mobil yang digunakan itu mobil pribadi, bukan angkutan umum. Ini yang bikin mahal. Di samping jasa transportasi, sektor perikanan Juga terkena dampak yang cukup tinggi jika BBM dinaikan," paparnya.

Di bagian lain, Syarif meminta pejabat eselon satu yang baru dilantik bisa mewujudkan visi dan misi Kemenkop dan UKM menjadi lembaga pemerintah yang kredibel dan efektif dalam memberdayakan koperasi dan UKM. " Pejabat eselon harus mencari terobosan untuk meningkatkan kinerja Kemenkop dan UKM.

"Ciptakan program-program baru yang lebih menyentuh dan dibutuhkan masyarakat melalui gerakan Koperasi dan UKM dan tetap memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka menengah Nasional (RPJMN) serta Rencana Strategis (Renstra). Apabila diperlukan, kita bisa merubah Renstra sesuai perkembangan dan kebutuhan pemberdayaan Koperas dan UKM sesuai kerangka RPJMN," demikian Syarief. [ysa]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Manifesto PRD 1996: Ketika Sekelompok Anak Muda Membuat Penguasa Susah Tidur

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:27

Kanada Minta Warganya Waspadai Wabah Cyclospora sebelum Bepergian ke AS

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:16

BRI Peduli Buka Jalan UMKM Mebel Sukoharjo Tembus Pasar Global

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:10

Ganti Kapolri dan Jaksa Agung Diusulkan Barengan

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:06

Kemnaker Jamin 134 Pegawai PT Amos Terima Pesangon Rp12,7 Miliar

Kamis, 23 Juli 2026 | 16:03

Purbaya Ungkap Alasan RI Tawarkan Pajak 0 Persen Selama 50 Tahun di PFII

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:47

KPK Sita Toyota Alphard Diduga Hadiah Proyek Bupati Lalu Ahmad Zaini

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:30

Risiko Perang Terbuka AS-Iran Meningkat Gegara Rebutan Selat Hormuz

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:23

KPK Bantah Kabar Penangkapan Gatot Heroe Hernanda

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:17

Fahira Ungkap Lima Tantangan Anak Indonesia dan Solusinya

Kamis, 23 Juli 2026 | 15:12

Selengkapnya