Berita

m. arwani thomafi

PREMANISME DENNY

Dugaan Pemukulan Jangan Sampai Kaburkan Kasus Peredaran Narkoba

RABU, 04 APRIL 2012 | 09:53 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Dugaan pemukulan terhadap oknum sipir lembaga pemasyarakatan  Pekanbaru oleh Wakil Menteri Hukum HAM Denny Indrayana jangan sampai mengaburkan substansi persoalan, yakni adanya dugaan peredaran narkoba di Lapas tersebut.

"Terbukti ada empat tersangka yang diciduk (3 bandar dan satu sipir)," ungkap Sekretaris Fraksi PPP M. Arwani Thomafi pagi ini (Rabu, 4/4).

Karena ini, dia mendesak, Kemenkumham harus serius mengusut peredaran narkoba di Lapas. Sebab, bukan kali ini saja peredaran narkoba di Lapas terbongkar. Semua pihak juga harus mendukung upaya melakukan terobosan untuk menangani kasus peredaran narkoba di Lapas.

"Jangan sampai justru muncul gelombang untuk mengalihkan substansi inti persoalan, yakni maraknya peredaran narkoba di lapas," ungkap anggota Komisi V DPR ini.

Meski begitu, bagi PPP, dugaan penamparan Denny Indrayana kepada oknum sipir Lapas Pekanbaru itu harus diusut tuntas. Karena sekarang bukan zamannya lagi pejabat bersikap arogan terhadap bawahannya. Makanya,  PPP mendukung langkah Menkumham Amir Syamsuddin yang akan membentuk Tim Pencari Fakta untuk mengusut benar tidaknya dugaan penamparan tersebut.

"Kalau memang penamparan itu terjadi, maka korban sebaiknya melapor ke polisi karena ini sudah masuk ranah kriminal (penganiayaan). Untuk saat ini, kita serahkan pada proses internal untuk mengungkap fakta yang sebenarnya. Terkait dugaan aksi kekerasan ini, pihak yang terbukti terlibat harus diberi sanksi," demikian Arwani
yang juga Jurubicara DPP PPP ini. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Golkar: Putusan MK soal Gibran jadi Pukulan Telak

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00

UPDATE

Wajib Halal Oktober 2026, Kesiapan UMKM dan Literasi Konsumen Jadi Tantangan

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19

BBCA Pimpin Transaksi Saham, Nilainya Tembus Rp353 Miliar saat IHSG Menguat

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06

Tiru LPDP, Pemprov DKI Siapkan Beasiswa Luar Negeri

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01

SBY Bercanda soal Batuk Prabowo dan Nasib Rupiah

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54

CUAN Ramai Diperdagangkan, Nilai Transaksi Tembus Rp196 Miliar

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47

Ketika Pelaku Tidak Ditemukan, Bagaimana Nasib Barang Bukti yang Disita?

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42

IPC TPK Buka Direct Call Penghubung RI-Tiongkok-Thailand

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41

Saat Karhutla Membara, Mereka Malah Korupsi

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25

56 Tahun INACA dan Misi Historis Penerbangan Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

BNPB: Penanggulangan Bencana Tak Terpengaruh OTT KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15

Selengkapnya