dahlan Iskan/IST
dahlan Iskan/IST
RMOL. Privatisasi sejumlah perusahaan yang berada di bawah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang tengah dilakukan pemerintah tidak boleh mengabaikan calon investor nasional. Justru pemerintah harus mendahulukan investor nasional.
Demikian dikatakan pengamat ekonomi politik, Didin S. Damanhuri, saat menjadi pembicara dalam acara Coffee Morning, di kantor Perhimpunan Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (PKB-PII), Jakarta, Rabu (4/4).
Menurutnya, apa yang dilakukan Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan dengan mendahulukan investor dalam negeri dalam privatisasi Maskapai Garuda Indonesia, sudah tepat.
"Dahlan melakukan itu sudah benar. Investor dalam negeri lebih menjamin dan nasionalis. Secara bisnis, perputaran uangnya pun di dalam negeri, beda dengan investor asing yang tentu akan membawa uangnya ke luar negeri," jelas Didin, yang juga gurubesar IPB ini.
Selain itu, dengan memprioritaskan pengusaha nasional, praktek korupsi dalam penawaran bisa lebih diminimalisir. "Sudah lazim, jika investor asing mereka akan memberikan fee yang sangat besar kepada Kemennag BUMN, dan itu sering terjadin," ujarnya.
Untuk itu pihaknya mendukung upaya Menneg BUMN yang menawarkan kepada pengusaha dalam negeri. [zul]
Populer
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07
Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35
Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50
Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55
Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20
Sabtu, 10 Oktober 2026 | 12:00
UPDATE
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:19
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:06
Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:01
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:54
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:47
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:42
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:41
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:25
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15
Rabu, 14 Oktober 2026 | 13:15