Berita

denny indrayana

Berikut Kronologi Dugaan Penamparan oleh Prof. Denny Indrayana

SELASA, 03 APRIL 2012 | 15:23 WIB | LAPORAN:

Dugaan penamparan terhadap petugas Lapas Pekanbaru, Riau oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana, Senin (2/4) dini hari sudah resmi dilaporkan Kakanwil Kemenkumham Riau Djoni Muhammad ke Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin.

Di dalam laporan tersebut juga tertera kronologis kejadian penamparan yang dilakukan oleh Gurubesar UGM tersebut.

Berikut Kronologi yang tertulis dalam surat laporan tertanggal 2 April 2012 dan bernomor W4.PW.04.01-0816 itu:

1. Sekitar pukul 02.30 WIB pintu utama digedor-gedor yang kedengarannya dilakukan oleh beberapa orang secara bersamaan.

2. Petugas membuka lubang intai dan melihat beberapa orang memakai tutup muka (zebo) dan bersenjata berteriak, "Ini Wamen...ini Wamen...," sambil pintu terus digedor-gedor.

3. Sekitar lima menit petugas berunding dan meyakini bahwa yang datang adalah wakil menteri, kemudian pintu utama dibuka.

4. Setelah pintu dibuka, Wamenkumham masuk dan langsung menampar Komandan P2U Darso Sihombing sambil mengatakan "Kok lama betul baru dibuka, apa kerjaannya?" Seorang rombongan yang di sebelah kiri Wamenkumham (diduga ajudannya) menendang Darso Sihombong sampai terpental ke dinding mengakibatkan tangan kanannya terluka.

5. Orang yang diduga ajudan Wamenkumham selanjutnya juga menendang perut petugas P2U Khoril sampai terdorong ke belakang dan dipukul kembali dengan menggunakan sikut di punggung Khoril.

6. Kemudian Khoril diminta untuk membuka pintu gerbang luar yang terkunci untuk memasukkan mobil rombongan ke halaman parkir.

7.Wamenkumham menanyakan berapa orang yang bertugas kepada Komandan jaga dan dijawab "hadir lengkap, anggota siap di pos masing-masing".

8. Wamenkumham menanyakan mana tiga orang petugas Lapas bernama Kasman, Hidro Sitorus, Robby. Kemudian dijawab "Saudara Hidro Sitorus dan Robby sedang tidak bertugas".

9. Wamenkumham meminta supaya pintu kamar dibuka, karena anak kunci seluruh kamar disimpan di dalam kotak (box) dan anak kunci kotak dipegang oleh H Maslan (Kasi Kegiatan Kerja) di rumahnya. Kemudian petugas jaga bernama Andri Putra dengan petugas BNN bersenjata lengkap menjemput H Maslan.

10. Wamenkumham mengumpulkan HP semua petugas jaga.

11. Selanjutnya petugas BNN menanyakan kamar warga binaaan atas nama Jufriado Tanjung, Luku dan Husin dan mengumpulkan seluruh warga binaan.

12. Setelah warga binaan dikumpulkan, lalu diperiksa tes urine. Hasilnya tidak diketahui.

13. Rombongan melakukan razia di sejumlah ruangan.

14. Selanjutnya seluruh petugas jaga dikumpulkan dan diberikan briefing oleh Wamenkumham dan diakhir, Wamenkumham meminta maaf kepada petugas yang dilakukan secara tidak wajar khususnya kepada Darso Sihombong dan Khoiril.

15. Sekitar pukul 06.30 WiB Wamenkumham meninggalkan Lapas dan membawa tiga warga binaan atas nama Jufriadi Tanjung, Husin, dan Luku. [zul]


Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya