Berita

ist

Polisi Khawatir Paripurna DPR Terganggu Demonstran

JUMAT, 30 MARET 2012 | 20:13 WIB | LAPORAN: ADE MULYANA

RMOL. Pihak kepolisian terpaksa membubarkan pendemo di gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta karena mereka tak sabar dan mendesak masuk ke dalam gedung.

Begitu keterangan Kabid Humas Polda Metro Jaya  Kombes Rikwanto beberapa saat lalu (Jumat, 30/3).

Sebenarnya, kata dia, koordinator lapangan (Korlap) demo sudah menyampaikan permintaan agar diizinkan tetap bertahan di gedung DPR/MPR sampai sidang paripurna selesai digelar, dan polisi mengizinkannya. Namun karena para pendemo yang berjumlah tak kurang 5 ribuan itu tak sabar dan terus merangsek masuk ke dalam gedung DPR, makanya petugas bertindak.


"Jam tujuh (19.00) mereka tak sabar, mereka mendesak masuk. Kita mengharapkan mereka tidak mengganggu jalannya sidang Paripurna. Mereka sudah terlalu jauh masuk ke dalam gedung DPR," jelas Rikwanto.

Dia membantah anak buahnya menggunakan peluru tajam dalam membubarkan pendemo. Yang digunakan hanya gas airmata. Sementara letusan-letusan kembang api, itu berasal dari pengunjuk rasa. [dem]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Siswa Sekolah Rakyat akan Dilatih 1.000 Taruna Akmil

Minggu, 05 Juli 2026 | 18:21

Jokowi Pilih Lampung sebagai Awal Safari karena Tanah Tak Bertuan

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:41

OTT Bupati Langkat Temukan 55 Keping Platinum Senilai Rp40 Miliar Lebih

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:16

Hampir 3.000 Orang Tewas, Venezuela Mulai Hentikan Operasi Pencarian Korban Gempa

Minggu, 05 Juli 2026 | 17:07

Komedian Narji Bikin Khitanan Massal PSI Diserbu Anak-Anak

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:52

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Absen di Pemakaman Ayahnya

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:26

Sudah Ada Perpres, Pakar: Promosi LGBT di Medsos Bisa Berujung Pengadilan

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:13

PM Singapura Dijadwalkan Bertemu Presiden Prabowo Besok

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:08

Pemerintah Perkuat Literasi Siber Antisipasi Ancaman AI dan Hoaks

Minggu, 05 Juli 2026 | 16:01

Daftar Lengkap 16 Negara yang Lolos ke Babak 16 Besar

Minggu, 05 Juli 2026 | 15:55

Selengkapnya