Berita

ilustrasi/ist

HARGA BBM NAIK

Resmi, KNPI Minta Ditinjau Kembali

JUMAT, 30 MARET 2012 | 18:07 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Rencana pemerintah menaikkan harga BBM dapat dimengrti sebagai usaha untuk mengamankan APBN 2012. Tetapi, kondisi perekonomian Indonesia saat ini belum siap dengan effect domino yang akan ditimbulkan kebijakan itu.

Dengan demikian, Presiden SBY diminta untuk meninjau kembali rencana itu.

"Kami memandang bahwa sebuah kebijakan bagaimanapun harus berakar dari aspirasi masyarakat. Rencana kenaikan harga BBM per 1 April tidaklah tepat dan dapat memicu konflik vertikal yang lebih massif di tengah masyarakat," ujar Ketua Umum Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Taufan EN Rotorasio dalam pernyataan yang diterima beberapa saat lalu (Jumat, 30/3).

"Kami berpendapat kenaikan harga BBM per 1 April sungguhlah kurang tepat," sambungnya.

Selain itu, KNPI juga mengecam tindakan represif aparat keamanan dalam menangangi demonstrasi menolak kenaikan harga BBM yang dilakukan kelompok mahasiswa dan warga di banyak kota di Indonesia.

"Dalam suasana demokrasi, tidak patut bila aparat menggunakan cara represif. Demonstrasi adalah sebuah media bagi civil society untuk mengungkangkapkan aspirasi," masih kataya.

Tetapi di sisi lain, Taufan juga mengimbau agar kelompok masyarakat yang menolak kenaikan harga BBM menyampaikan aspirasi dengan dengan damai dan tidak menggunakan cara yang memancing kerusuhan. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya