jafar Hafsah/ist
jafar Hafsah/ist
"Kalau itu adalah keputusan partai, saya bisa memahami. Karena saya adalah pekerja partai," jelasnya kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini (Jumat, 30/3).
Namun, Jafar menegaskan bahwa dirinya tidak bersalah. Menurutnya, apa yang ditulis media, tidak seperti yang ia katakan.
"Media menulis tidak seperti yang saya katakan. Saya hanya mengatakan semua yang hadir (dalam rapat Setgab) menyetujui (kenaikan harga BBM), termasuk PKS," ungkapnya.
Karena itu dia membantah, dirinya mengungkapkan bahwa Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie mengusulkan kenaikan harga BBM Rp2000 dan usulan itu ditolak Presiden SBY. "Saya tidak mengatakan itu. Sudah ya," tutupnya.
Jafar dipecat diduga setelah mengungkapkan Ical mengusulkan kenaikan harga BBM sebesar Rp2.000 per liter. Pernyataan Jafar ditengarai yang membuat Golkar balik badan menolak kenaikan harga BBM. [zul]
Populer
Senin, 20 April 2026 | 14:11
Sabtu, 18 April 2026 | 02:00
Jumat, 17 April 2026 | 17:46
Senin, 13 April 2026 | 14:18
Kamis, 16 April 2026 | 00:32
Kamis, 16 April 2026 | 18:10
Senin, 20 April 2026 | 12:50
UPDATE
Kamis, 23 April 2026 | 20:16
Kamis, 23 April 2026 | 20:10
Kamis, 23 April 2026 | 20:04
Kamis, 23 April 2026 | 19:43
Kamis, 23 April 2026 | 19:26
Kamis, 23 April 2026 | 19:17
Kamis, 23 April 2026 | 19:15
Kamis, 23 April 2026 | 19:02
Kamis, 23 April 2026 | 18:56
Kamis, 23 April 2026 | 18:41