Berita

Ahmad Basarah/ist

Ahmad Basarah: Demokrat Sebaiknya Atur Partai Setgab, Bukan Urus PDIP

SELASA, 27 MARET 2012 | 17:02 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Sejumlah elit Partai Demokrat mempersoalkan sikap PDI Perjuangan dan massa partai berlambang kepala banteng itu yang menolak rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM). Apa yang dilakukan elit partai penguasa itu disesalkan.

"(Partai Demokrat) jangan mengatur partai yang di luar pemerintahan. Atur saja partai yang di Setgab," kata Wasekjen DPP PDI Perjuangan Ahmad Basarah di Gedung DPR Jakarta, Selasa, (23/3).

Meski begitu, dia tidak menampik bahwa DPP PDI Perjuangan mengeluarkan larangan kepada kadernya untuk berdemo setelah sebelumnya mengeluarkan instruksi untuk melakukann hal yang sama.

"Itu kan untuk kemaslahatan bangsa. Kita tidak mau turunnya (massa) PDIP itu ditunggangi oleh pihak ketiga," ungkapnya.

Tapi, PDI Perjuangan tidak akan menjatuhkan sanksi kepada kader yang tetap menggelar unjuk rasa. "Nggak ada sanksi dong. Karena sebelumnya, kan mereka sudah siap-siap. Itulah ekspresi mereka. Salah satu fungsi partai kan mengartikulisasikan suara rakyat," jelasnya.

Soal tudingan bahwa PDI Perjuangan hanya mencari pencitraan ihwal penolakan kenaikan harga BBM itu, anggota Komisi III DPR ini tak mau menanggapi. "Biar rakyat yang menilai mana yang pencitraan mana yang tidak," tandasnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya