Berita

HARGA BBM NAIK

Presiden PKS Pastikan akan Tetap Bersama Rakyat

SELASA, 27 MARET 2012 | 11:22 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Keadilan Sejahtera dipastikan akan menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bila pemerintah tetap ngotot untuk melakukannya. PKS menolak kenaikan harga BBM karena tidak ingin, 78 juta rakyat, yang di antaranya adalah simpatisan dan kader PKS akan menderita akibat kenaikan BBM tersebut.

"Untuk itu segala opsi dan pilihan sudah kita sampaikan. Jika pemerintah dan kementerian masih memaksakan untuk mengambil opsi yang berakhir menyengsarakan rakyat, maka PKS di hadapan para presidennya dari pertama hingga sekarang, di hadapan ketua dan anggota majelis syuro, (menyatakan) kita akan tampil bersama-sama rakyat," ujar Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaaq.

Hal itu disampaikan Luthfi saat menyampaikan pidato politik pada acara Musyawarah Kerja Nasional PKS yang digelar di Medan saat ini (Selasa, 27/3).

"Kita tidak akan meninggalkan penderitaan rakyat kita. Kita tidak akan mau membiarkan mereka menderita akibat kebijakan yang sesungguhnnya banyak opsi dan pilihan yang bisa diambil oleh menteri-menteri terkait," sambungnya.

Tak hanya itu, Presiden PKS juga mengetuk hati para menteri terkait dan pemerintah untuk mengurungkan menaikkan harga BBM.

"Masih ada waktu. Pemerintahan kita, yang didukung umat Islam yang didukung mayoritas rakyat, Presiden mendapat suara terbanyak, bisa bersama-sama dengan rakyat untuk menjaga stabilitas sosial di negeri kita," ungkapnya. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya