Berita

din syamsuddin/ist

Din Syamsuddin Prihatin, Indonesia Negara Kaya Tapi Rajin Impor

SENIN, 26 MARET 2012 | 10:13 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Indonesia mestinya bisa menjadi negara pengekspor karena negara ini memiliki lahan subur dan juga memiliki sumber daya alam yang melimpah.  Namun kenyataannya, Indonesia justru lebih suka mengimpor produk asing.

"Kita sudah mengimpor garam, ikan juga demikian. Sebanyak 30 persen ikan di pasar
Indonesia diimpor dari China," jelas Ketua Umum PP Muhammadiyah, Din Syamsuddin, saat melakukan Panen Raya Perdana Padi Unggul binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (25/3).

Menurutnya, paling tidak ada tiga sektor bisnis yang penguasaan asing lebih dari 50 persen. Yakni sektor energi, telekomunikasi dan perbankan. Semua ini bisa terjadi, lanjut Din, karena kebijakan undang-undang dan peraturan pemerintah lebih memihak kepentingan investor.

"Karena itu, kita harus berbuat agar anak cucu kita selamat dan bisa menikmati kekayaan alam dan bumi kita," paparnya.

Untuk itu, kata Din, PP Muhammadiyah pada 27 Maret besok akan melakukan uji materi UU 22/2001 tentang Minyak dan Gas. "Ini adalah bagian dari dakwah amar makruf nahi mungkar," pungkas Din. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya