Berita

Hajriyanto Y. Thohari/ist

Wakil Ketua MPR: BLSM Hanya Akal-akalan Pemerintah untuk Naikkan Citra

SENIN, 26 MARET 2012 | 09:33 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Wakil Ketua MPR, Hajriyanto Y. Thohari mengungkapkan permasalahan kemiskinan di Indonesia sudah sangat akut sehingga harus segera dicari solusi yang tepat dan efektif.

"Solusi atasi kemiskinan yang paling efektif dan efisien adalah dengan melakukan redistribusi tanah bagi rakyat. Ini cara strategis yang harus segera dilaksanakan," papar Hajriyanto dalam sambutan Panen Raya Perdana Padi unggul binaan Majelis Pemberdayaan Masyarakat (MPM) PP Muhammadiyah, di Karanganyar, Jawa Tengah, Minggu (25/3).

Hajriyanto menjelaskan, lahan tanah dan sawah di Indonesia hanya dikuasai oleh 0,2 persen orang saja. Hal ini, katanya, sangat tidak adil.

"Karena itu perlu reformasi UU Agraria tahun 1960 dan TAP MPR tahun 2001 yang mengatur soal agraria. Selama ini elemen undang-undang itu tidak dilaksanakan dengan baik," jelasnya.

Ia menambahkan, mengatasi kemiskinan tidak bisa dengan cara-cara instan seperti pemberian Bantuan Langsung Masyarakat Sementara (BLSM).""BLSM itu bukan menyelesaikan. Orang miskin tidak bisa diatasi dengan 150 ribu, sementara lagi. Ini akal-akalan saja, hanya pencitraan belaka," kata tokoh Muhammadiiyah ini. 

Untuk itu, pihaknya berharap dengan adanya panen raya padi unggul oleh warga Muhammadiyah, dapat menjadi terobosan baru mengatasi kemiskinan dan meningkatkan kemandirian.[zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya