Berita

presiden sby/ist

Sebelum ke Hongkong, SBY Bertemu Petinggi Partai Komunis China

SABTU, 24 MARET 2012 | 11:03 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden SBY yang sedang berada di Beijing, Republik Rakyat China (RRC) siang ini (Sabtu, 24/3) akan berangkat menuju Hongkong. Namun sebelum take off dari Bandara Internasional Beijing, SBY dijadwalkan bertemu salah seorang petinggi Partai Komunis China, Li Changchun yang merupakan salah seorang anggota Komite Politbiro Partai Komunis Tiongkok.

Selain Changchun, SBY juga akan bertemu dengan pemuda Indonesia dan pemuda Tiongkok di Hotel St. Regis, Beijing. Demikian informasi yang diperoleh dari situs resmi Presiden SBY.

Di Hongkong sore nanti SBY dijadwalkan bertemu Chief Executive Hong Kong SAR, Donald Tsang, di Government House. Pertemuan itu akan dilanjutkan dengan santap malam bersama.

Kemarin sore (Jumat, 23/3), SBY lebih dahulu bertemu Ketua Kongres Nasional Rakyat Wu Bangguo di Ruang Fujian, the Great Hall of the People. Di awal pertemuan, Wu Bangguo mengucapkan selamat atas penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa yang baru saja diterima Presiden SBY.

“Kami mengucapkan selamat atas penghargaan Doktor Honoris Causa yang diterima Bapak Presiden. Kebetulan Universitas Tsinghua adalah almamater saya,” kata Wu Bangguo.

Sementara itu, Presiden SBY mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Kongres Nasional Rakyat kepada delegasi Indonesia.

“Saya percaya, sebuah negara memang pilar utamanya adalah people to people relation, tapi secara institusioanl juga akan baik bila disertai hubungan baik antar pemerintah, parlemen, militer, dan dunia usaha,” ujar SBY.

“Saya berharap ke depan kemitraaan strategis Indonesia-RRT dapat memperkuat semua pilar. Saling bertukar pikiran untuk meningkatkan hubungan baik kedua negara,” sambung SBY lagi. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya