Berita

tantowi yahya/ist

Pendukung Tantowi Yahya Belum Punya Calon

KAMIS, 22 MARET 2012 | 20:28 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Gerakan Cinta Jakarta bukan underbouw partai politik tertentu. Karena itu, sampai saat ini lembaga tersebut belum menentukan sikap siapa calon gubernur yang akan didukung.

Hal itu disampaikan Koordinator Pusat Gerakan Cinta Jakarta, Amir A. Gofur petang tadi (Kamis, 22/3).

Amir mengungkapkan, Gerakan Cinta Jakarta adalah murni gerakan masyarakat yang mencintai Jakarta dan mengusung Tantowi Yahya sebagai calon Gubernur DKI Jakarta dari Partai Golkar.


Tapi karena Partai Golkar lebih  memilih Alex Noerdin, Gerakan Cinta Jakarta kembali fokus sebagai gerakan kemasyarakatan, membawa Jakarta ke arah yang lebih baik.

Soal kemana dukungan politik Gerakan Cinta Jakarta setelah Tantowi tidak terpilih, Amir menyatakan masih mempelajari kandidat-kandidat yang beredar saat ini.

Amir mengungkapkan itu untuk mengklarifikasi pernyataan cagub tertentu yang menyatakan bahwa Gerakan Cinta Jakarta telah mendukungnya.

Gerakan Cinta Jakarta merupakan gerakan masyarakat yang ingin membangun Jakarta menjadi lebih baik. Gerakan yang menjadi tim pemenangan Tantowi sudah ada di lima wilayah DKI Jakarta, dan tersebar dari tingkat kecamatan, kelurahan, hingga RT. Berbagai kegiatan kemasyarakat sudah dilakukan oleh Gerakan Cinta Jakarta. Salah satunya bersama masyarakat menggalakkan biopori  di Jakarta Utara dan Kampanye penulis muda untuk perubahan di Jakarta Selatan. [arp]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya