Berita

ilustrasi

Siapa Orang Kuat yang Halangi Bang Sani Bergandengan dengan Foke Masih Gelap

SELASA, 20 MARET 2012 | 13:34 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan Ketua DPD PKS DKI Jakarta Triwisaksana mengakui sebelumnya telah berkomunikasi dengan Fauzi Bowo untuk bersama-sama maju pada pemilihan gubernur DKI Jakarta. Tapi, Demokrat tidak menyambut baik.

"Komunikasi politik sih sudah berjalan. Namun sepertinya Partai Demokrat, partai dimana Pak Fauzi sebagai anggota, mengehendaki pasangan yang lain. Jadi PKS mengajukan calonnya sendiri," ungkap Bank Sani, begitu ia akrab disapa, saat dihubungi Rakyat Merdeka Online (Selasa, 20/3).

Adalah Wasekjen DPP PKS Mahfudz Siddiq yang sebelumnya mengeluarkan teka-teki. Katanya, ada orang kuat yang tidak menghendaki Bang Sani, yang saat itu digadang-gadang calon dari PKS, berpasangan dengan orang yang sudah hampir mendekati kesepakatan. Mahfudz memang tidak menyebut siapa orang yang akan menggandeng Bang Sani itu. Tapi kuat dugaan itu adalah Fauzi Bowo.

Nah, saat disinggung lagi soal siapa sebenarnya orang kuat yang dimaksud Mahfudz, apakah orang Demokrat, Bang Sani memilih menjawab diplomatis. "Masing-masing partai punya kebijakan sendiri. Saya kira PKS tidak kecewa dengan kondisi yang ada. Malah kita merasa mendapatkan calon yang lebih baik," jelasnya.

PKS memang sudah resmi dan mendaftarkan pasangan Hidayat Nurwahid dan Didik J. Rachbini ke KPUD DKI Jakarta tadi malam. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya