Berita

hidayat nur wahid/ist

Keluar dari Perjudian, PKS Harus Usung Hidayat Nur Wahid

SENIN, 19 MARET 2012 | 11:25 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Partai Keadilan Sejahtera belum menentukan siapa pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang akan didukung pada pemilihan Juli mendatang karena masih terjebak dalam perjudian.

"Perjudian maksud saya itu tidak berani mengambil risiko politik. Mereka bertaruh apakah ingin menjadi orang nomor satu. Kalau ingin menjadi orang nomor satu, tentu majukan kader sendiri," ujar peneliti Charta Politika Arya Fernandes kepada Rakyat Merdeka Online pagi ini.

Tapi di lain pihak, PKS juga masih mengidamkan kadernya berdampingan dengan Fauzi Bowo. Tapi sayangnya, sampai sekarang PKS masih takut ambil risiko politik.

"Padahal saya kira PKS punya modal yang cukup besar untuk maju. Apalagi dalam pemilihan (gubernur) 2007 lalu, dia bisa memberikan perlawanan yang ketat dengan Fauzi Bowo," imbuhnya.

"Saya kira PKS harus mengambil risiko politik apakah mau maju menjadi orang nomor satu. Atau cawagub Foke. PKS masih berharap bersama Foke. Tapi ada suara sebagian kader yang ingin nomor satu," sambung Arya.

Tapi, dari dua opsi itu, Arya berharap PKS bisa mengusung kader sendiri untuk menjadi calon orang nomor satu di Ibukota. Karena PKS punya soliditas kader yang terbukti kuat. Kedua mesin partai bekerja.

"Apalagi kalau PKS berhasil mencari figur nasional yang cukup kuat secara pengenalan publik. Kemarin kan sudah disebut-sebut nama Hidayat Nurwahid. Kalau bisa menjagokan Hidayat, saya rasa Pilkada kita akan semakin menarik," tandasnya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya