Berita

ilustrasi/ist

BAHAN BAKAR MINYAK

Andi Arief: Belum Genap Tiga Bulan Ibu Megawati Berubah Sikap

MINGGU, 18 MARET 2012 | 18:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Alangkah indah bila mantan pemimpinan nasional dan para pemimpin partai politik memiliki jalan pikiran yang tidak didasarkan pada motif pencitraan. Termasuk dalam hal menolak keputusan pemerintah menaikkan harga BBM dalam waktu dekat.

Kejujuran yang konsisten, ujar Staf Khusus Presiden bidang Bantuan Sosial dan Bencana (SKP BSB) akan melahirkan kekuatan oposisi yang konsisten yang pula. Sayangnya, hal itulah yang tak tampak ketika PDI Perjuangan menolak kenaikan harga BBM.

"Yang saya hormati Ibu Megawati membuat kejutan dengan perubahan sikapnya yang begitu cepat. Biasanya si Ibu kukuh dalam pendirian. Belum genap tiga bulan si Ibu berubah sikap soal kenaikan BBM," ujar Andi Arief kepada Rakyat Merdeka Online Minggu petang (18/3).

Dalam peringatan ulang tahun PDIP bulan Januari lalu, Mega mengusulkan agar pemerintah menaikkan harga BBM. Menurut Mega, menaikkan harga BBM adalah langkah yang paling realistis.

"Mengapa dari setuju kini malah mendorong simpatisan agar menolak," kata Andi Arief lagi.

"Soekarno, kau seorang Proklamator tercinta. Ajari kami bagaimana konsistensi," demikian Andi Arief menutup pernyataannya. [zul]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya