Berita

soetrisno bachir/ist

SB dan Anak Buah Hatta Rajasa Belum Menjawab

JUMAT, 16 MARET 2012 | 21:14 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Mantan Ketua Umum DPP PAN Soetrisno Bachir sampai saat ini belum bisa dimintai keterangan soal kebenaran dirinya mewakafkan sebuah gedung yang menjadi kantor PAN selama ini ke Muhammadiyah.

Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Jumat, 16/4), menghubungi lewat telepon genggamnya. Namun, ujung telepon tidak diangkat. Begitu juga pesan singkat yang dikirim tidak dibalas.

Setali tiga uang, pengurus PAN juga sama dengan SB, panggilan pengusaha batik asal Pekalongan itu. Baik Sekjen DPP PAN Taufik Kurniawan maupun Ketua DPP PAN Bima Arya Sugiarto tidak bisa dihubungi. Telepon genggam Taufik tidak aktif, sementara Bima tidak menjawab pesan singkat yang dikirim redaksi.

Diberitakan sebelumnya, kantor DPP PAN yang terletak di Jalan Warung Buncit, Mampang, Jakarta Selatan, kepemilikannya telah berpindah tangan. Awalnya, gedung yang dinamai Rumah PAN itu adalah milik SB. Tapi, saat ini gedung berlantai tujuh itu telah dimiliki oleh Muhammadiyah. Pasalnya, SB telah mewakafkan gedung tersebut ke organisasi keislaman terbesar di Indonesia itu.

Sekretaris PP Muhammadiyah Abdul Muthi yang dikonfirmasi Rakyat Merdeka Online, tidak membenarkan tapi juga tidak menyangkal kabar itu. Dia hanya meminta agar ditanyakan langsung ke SB. "Sebaiknya ditanyakan ke Mas SB saja," ungkap Muthi singkat sambil menutup ujung telepon. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya