Berita

fauzi bowo/ist

PDIP DUKUNG FOKE?

Apa Kata Dunia kalau Megawati Dukung Anggota SBY?

KAMIS, 15 MARET 2012 | 14:17 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Fauzi Bowo dituding sebagai gubernur yang gagal dalam memimpin Jakarta. Karena itu, sikap PDI Perjuangan yang masih mempertimbangkan Fauzi Bowo didukung kembali maju sebagai calon gubernur pada Juli mendatang sangat aneh.

"Padahal kita tahu bahwa Foke adalah pemimpin yang gagal dalam membangun Jakarta," ungkap Ketua Dewan Direktur Sabang Merauke Circle Syahganda Nainggolan kepada Rakyat Merdeka Online (Kamis, 15/3).

Menurut Syahganda, tidak ada alasan PDI Perjuangan mendukung Fauzi Bowo. PDI Perjuangan mendukung Fauzi Bowo pada pemilihan gubernur 2007 bersama partai-partai lain. Tapi diam-diam Fauzi Bowo menyebrang ke Demokrat. Saat ini Fauzi duduk sebagai anggota Dewan Pembina di bawah SBY.

Selain itu, dan ini yang lebih penting, Syahganda mengingatkan, PDI Perjuangan selama ini sudah menjadi simbol partai oposisi. Hal ini mestinya semakin menguatkan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri untuk tidak menjatuhkan pilihan kepada Fauzi Bowo.

"Kalau dia (Mega) sudah jadi simbol oposisi, lalu mendukung Fauzi Bowo yang anggota Dewan Pembina Partai Demokrat, itu apa kata dunia. Masa tega-teganya PDIP dukung orang Demokrat," ungkap mantan Direktur Eksekutif Center for Information and Development Studies (Cides) ini.

"Kalau Demokrat, kan simbolnya SBY. Megawati menyatakan diri beroposisi dengan SBY. Secara ideologi, nggak bisa diterima dia (Mega) dukung Foke," sambung mantan aktivis ITB ini.

Selain itu, PDI Perjuangan sama saja menunjukkan ke publik tidak punya kader kalau tetap mendukung Fauzi Bowo. [zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya