Berita

boediono-sby

Jenderal Surjadi: Pemerintahan SBY Langgar Konstitusi

KAMIS, 15 MARET 2012 | 10:36 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menjalankan pemerintahannya berdasarkan UUD 2002. Makanya, tak ayal pemerintah gagal.

Demikian dikatakan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan Angkatan Darat (PPAD), Letjend (Purn) Surjadi, dalam orasi Konsolidasi Keindonesiaan Membebaskan Bangsa dari Perbudakan, di Kampus Kebangsaan Tamansiswa, Yogyakarta, sesaat lalu (Kamis, 15/3). UUD 1945 hasil amandemen sebanyak empat kali, oleh purnawrawan disebut UUD 2002.

"Saya menyebut pemerintahan gagal karena memakai UUD 2002, dimana konstitusi hasil amandemen itu banyak penyelewengan. Inti pembukaan UUD asli telah dilabrak. Karena itu kita harus kembali ke konstitusi asli, UUD 1945," ujarnya.

Menurut Surjadi, Indonesia saat ini dikuasai oleh kapitalisme-liberalisme, yang sangat bertentangan dengan konstitusi asli, yakni UUD '45.

"Indonesia dijual kepada asing melalui modus regulasi yang menguntungkan asing, mengatasnamakan investasi. Tapi ini sangat merugikan dan menyengsarakan rakyat," jelasnya.

Untuk itu, PPAD mengajak rakyat untuk kembali kepada konstitusi asli.[zul]


Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya