Berita

akbar tanjung/ist

HARGA BBM NAIK

Akbar Tanjung: Tidak Relevan Menghubungkan Demonstrasi dengan Makar

JUMAT, 09 MARET 2012 | 07:45 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Sangat tidak relevan menghubungkan aksi menolak kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) dengan isu makar atau pengulingan pemerintahan SBY-Boediono.

"Jangan dikesankan seolah-olah yang mengritisi itu adalah perbuatan makar, artinya kita menghormati sistem demokrasi yang memungkinkan berbeda pendapat," kata Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Akbar Tanjung, kepada Rakyat Merdeka Online di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis malam (8/3).

Akbar juga mengingatkan bahwa Indonesia menganut sistem presidensial dengan rotasi kepemimpinan lima tahun sekali. Dan bila ada kebijakan pemerintah yang tidak bisa diterima sebagian masyarakat, makan tidak bisa serta merta mengganti pemerintahan.


"Kecuali melanggar hukum, ada tindakan penyuapan, tercela, dan melanggar sumpah," tegas Akbar.

Akbar sendiri setuju dengan kebijakan menaikkan harga BBM ini. Sebab bila melihat postur anggaran yang bisa defisit, maka tidak ada alternatif lain selain mengambil kebijakan tersebut.

"Namun dari dampak kenaikanya, terutama bagi rakyat kecilm harus dibuat langkah-langkahnya. Kompensasi bisa BLT atau bisa dalam bentuk lain," demikian Akbar Tanjung. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya