Berita

setya novanto/ist

IBADAH HAJI

Golkar Dukung Pembangunan Pemondokan Permanen

SENIN, 05 MARET 2012 | 14:18 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Hingga saat ini, masih banyak masalah penyelenggaraan ibadah haji yang perlu dicarikan solusi dan pemecahannya. Misalnya saja, terkait pemondokan yang masih jauh dari Masjidil Haram dan tidak mungkin ditempuh dengan jalan kaki.

Demikian disampaikan Ketua Fraksi Partai Golkar, Setya Novanto, saat menyampaikan sambutan dalam Seminar Membangun Sistem Penyelenggaraan Ibadah Haji Yang Baik, Profesional dan Amanah yang diselenggarakan Komisi VIII FPG DPR RI di Gedung Pustakaloka MPR/DPR Senayan Jakarta (Senin, 5/3).

"Pengalaman saya, ada tenda di Maktab 71 (Mina-Arafah) yang seharusnya ditempati jamaah kita justru diserobot oleh jamaah dari negara lain. Akibatnya sekitar 2.500 jamaah kita tidak terlayani secara maksimal. Untuk mengatasi masalah pemondokan ini, perlu dibangun sebuah pemondokan yang permanen agar jamaah bisa tenang beribadah," kata Novanto


Soal sistem kuota, Novanto juga mengatakan daftar antrean jamaah haji terus bertambah, sementara qauota hanya sekitar 1,6 juta jiwa. Akibatnya, jika seseorang ingin menunaikan ibadah haji harus menunggu antara 5-12 tahun. Selain itu, dana haji yang terkumpul hingga saat ini telah mencapai  kurang lebih sekitar Rp 35,3 triliun.

"Besar dana haji yang ada saat ini belum menyentuh perbaikan pelayanan haji. Padahal jika dana tersebut digunakan secara maksimal tentunya dapat mengurangi beban biaya penyelenggaraan ibadah haji," demikian Novanto. [ysa]

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya