Berita

ilustrasi/ist

Kemenkop Optimis Pertumbuhan Wirausahawan Capai Dua Persen

SENIN, 05 MARET 2012 | 13:37 WIB | LAPORAN: DEDE ZAKI MUBAROK

RMOL. Berdasarkan data Kementerian Koperasi dan UKM terbaru, jumlah wirausahawan di Indonesia melonjak dari 0,24 persen menjadi 1,56 persen dari jumlah penduduk. Karena itu, tidak heran bila Kemenkop optimistis pertumbuhan wirausahawan ke titik ideal minimal 2 persen dapat tercapai pada tahun 2014.

"Ini tidak lepas karena dukungan berbagai pihak termasuk sektor swasta yang kuat sejak gerakan wirausaha diluncurkan tahun lalu," kata Deputi Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia, Agus Muharam, dalam acara HSBC Young Entrepreneur Challenge 2012

Menurut Agus, meskipun persentase kenaikan masih lebih kecil dibandingkan negara Malaysia yang mencapai 5 persen dan Singapura 7 persen, namun pemerintah akan terus bekerja keras agar wirausahawan terus meningkat. Apalagi meskipun ada kenaikan persentase di Indonesia, angka tersebut masih belum memenuhi standar wirausahawan yang dapat mengokohkan ekonomi nasional.


"Kita masih butuh 0,44 persen lagi untuk meningkat sampai dua persen," kata Agus.

Agus pun optimistis pada 2014 jumlah pengusaha pencipta lapangan kerja akan mencapai lebih dari 2 persen atau sekitar 4,8 juta pengusaha. Sedangkan saat ini, Indonesia baru memiliki 400.000 wirausaha.

Agus juga menyinggung lulusan perguruan tinggi. Masih berdasarkan data dari Kementerian Koperasi dan UKM, minat berwirausaha para lulusan perguruan tinggi di Indonesia masih sangat rendah.

"Hanya 17 persen lulusan perguruan tinggi di Indonesia yang tertarik menjadi wirausaha" demikian Agus. [ysa]

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya