Berita

Femmy Permatasari

Blitz

Mantan Suami Syukuri Video Syur

RABU, 29 FEBRUARI 2012 | 09:40 WIB

RMOL. Video diambil saat Femmy ganti baju di sela-sela casting iklan. Juga melibatkan Rachel Maryam dan Sarah Azhari.

Femmy Permatasari resmi bercerai de­ngan Samudera Djaya. Perceraian itu ka­rena permintaan suami kepada Femmy untuk berhenti jadi artis agar fokus me­ngurus anak tidak dituruti.

Namun, Fem­my sepertinya masih cinta dengan pro­fesinya sebagai artis. Ia pun mengaku tidak akan meninggalkan jagad hiburan.

“Apalagi kan dulu Femmy pernah ada kasus iklan sabun itu, yang dia telanjang. Kata suaminya, ‘Kalau kamu jadi artis ya begitulah akibatnya’,” terang kuasa hu­kum Femmy di Jakarta, kemarin.

Femmy memang pernah tersandung kasus video syur beberapa tahun lalu. Saat itu, Femmy tengah casting sebuah iklan. Namun, saat tengah berganti baju, ada kamera yang merekam kejadian tersebut. Video yang juga merekam beberapa artis lain seperti Rachel Maryam dan Sarah Azhari itu pun tersebar luas.

Sugianto menuturkan, dalam rumah tangga Femmy dan Samudera sering ter­jadi cekcok, termasuk untuk urusan anak. Pertengkaran sering mewarnai per­nikahan mereka sejak tiga tahun lalu.

“Cekcok sejak 2008, seiring anak-anak tambah besar, kegiatan Femmy juga tam­bah banyak, ya kita menerima (gu­gatan cerai) daripada berantem terus,” lan­jutnya.

Namun, Sugianto membantah Femmy menelantarkan anak. “Sebelum berangkat syuting, semua keperluan anak-anak sudah diatur Femmy, soal makan dan segala macam. Kan ada suster juga yang bisa dipesan untuk merawat anak. Masak juga ada pembantu. Femmy juga selalu me­ngontrol lewat telepon,” paparnya.

Keluarga Femmy pun ikhlas menerima keputusan cerai. Menurut adik Femmy, Sintya, hal itu memang jalan yang terbaik. Sebab, ia mengetahui rumah tangga sang kakak memang sudah tidak rukun dan sering ribut.

“Kita terima aja dan tidak melakukan apa-apa sebab mungkin itu yang terbaik. Mereka sudah tidak rukun, sering be­rantem dan cekcok,” tuturnya.

Lebih jauh, Sintya juga menepis kabar hadirnya orang ketiga dalam biduk rumah tangga Femmy. Menurutnya, ketidakco­cokan memang menjadi pangkal masalah perceraian itu.

Soal hak asuh anak, menurut Sintya, Femmy juga turut me­ngurus ketiga anak­nya.  “Yang benar akan ganti-gantian,” cetusnya.

Ini menyanggah pernyataan kuasa hu­kum Samudera, Sutedja, yang menyebut ketiga anak hasil pernikahannya akan diurus oleh Samudera.

“Karena kan suaminya juga berkantor dekat dengan rumah mereka. Sedangkan Femmy-nya kan sibuk terus, jarang bisa berkomunikasi dengan anak-anak,” kata Sutedja.

Femmy mengaku ketidakcocokan ada­lah penyebab perceraian mereka. Namun, ia meminta masalah tersebut agar tak terlalu diumbar ke publik.

“Saya menghargai keputusannya. Saya cuma minta, tolong hargai privasi ketiga anak saya,” tutur Femmy. [Harian Rakyat Merdeka]


Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Kasus Bansos, Kabulog Jateng hingga Pejabat Pemkab Brebes dan Jember Diperiksa KPK

Rabu, 09 September 2026 | 14:28

Purbaya Bakal Tarik Dana Daerah yang Mengendap Rp100 Triliun di Bank

Rabu, 09 September 2026 | 14:26

Rumah Digeledah, Direktur PT CMC Diperiksa KPK Hari Ini

Rabu, 09 September 2026 | 14:06

Rugikan Negara Rp35,7 Miliar, KPK Panggil Direktur PT Brantas Abipraya

Rabu, 09 September 2026 | 13:49

Kata Bonjopi, Persib si Raja Comeback

Rabu, 09 September 2026 | 13:39

Punya 12 Pabrik Sawit, Legislator Nilai Sintang Cocok Jadi Basis Produksi B50

Rabu, 09 September 2026 | 13:29

Pakistan: Serangan Houthi ke Saudi Bisa Aktifkan Pakta Pertahanan Mekkah

Rabu, 09 September 2026 | 13:27

PISA 2025 Tak Banyak Bergerak, Indonesia Sedang Menormalisasi Krisis Pembelajaran

Rabu, 09 September 2026 | 13:02

Penyaluran B50 Tembus 3,4 Juta KL, 94 Persen SPBU Sudah Salurkan Biodiesel

Rabu, 09 September 2026 | 12:47

Tim SAR Diminta Maksimalkan Pencarian Lima Jurnalis Hilang Kontak di Anak Krakatau

Rabu, 09 September 2026 | 12:38

Selengkapnya