Berita

Pertambangan, Mesin Uang Paling Menjanjikan Jelang Pemilu

JUMAT, 24 FEBRUARI 2012 | 13:39 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Ongkos demokrasi di Indonesia sangat tinggi, terlihat dari tiap pelaksanaan pemilu dan pilkada. Setiap kandidat rela mengeruk kantong tidak sedikit.

Bagi Koordinator Jaringan Advokasi Tambang (JATAM), Andre S Wijaya, hal itu sangat mengkhawatirkan. Dia mengngkapkan, sumber finansial para calon pejabat banyak sekali didapat dari pertambangan.

"Usaha pertambangan sudah menjadi mesin uang politik, kental warnanya tahun 2004 hingga sekarang," kata Andre di sela diskusi bertema "Premanisme Politik di Jagat Nasional" di Gedung DPD RI, Komplek Senayan, Jakarta, Jumat, (24/2).


Pada 2004 ada kebijakan pemerintah yang mengizinkan kawasan hutan lindung dibuka bagi pertambangan. Padahal UU Kehutanan melarang praktek pertambangan di hutan lindung. Kebijakan negara itu juga memfasilitasi percepatan pengerukan sumber daya alam.

"Tahun 2008 senada tahun 2004, kebijakan mengatur sewa kawasan hutan untuk pertambangan. Disini pemerintah fasilitasi laju ekspansi pengerukan SDA," lanjutnya.

Pemanfaatan sektor tambang untuk dana politik berkembang terus-menerus. Pada era 2004, banyak pimpinan daerah menggunakan arena izin usaha pertambangan (IUP) untuk dapatkan keuntungan modal. Ada 9662 IUP dan permainan pemberian izin tahun keluarnya selalu berdekatan dengan momentum pilkada.[ald]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya