Berita

m. nasir/ist

Menunggu Sanksi BK DPR untuk M. Nasir

Sanksinya Mulai dari Teguran Hingga Pemecatan
RABU, 22 FEBRUARI 2012 | 21:47 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Nasib anggota DPR M. Nasir akan diputuskan Badan Kehormatan (BK DPR) minggu depan. Hal ini terkait dengan pertemuan ilegal Nasir dengan kakaknya, M. Nazaruddin di LP Cipinang beberapa waktu silam.

Menurut Ketua BK DPR, M. Prakosa keputusan itu akan diambil dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan yang dilakukan hari ini, Rabu (22/2).

"Nanti akan kita sampaikan keputusannya (apakah Nasir melanggar kode etik atau tidak)," kata M. Prakosa, di Gedung Nusantara II DPR, Rabu, (22/2)  sembari mengatakan bahwa BK DPR mencecar Nasir selama satu jam setengah.


Pemanggilan ini adalah yang kedua kali dilakukan BK DPR terhadap Nasir.

Saat ditanya, seperti apa sanksi yang akan diterima M. Nasir jika terbukti melakukan pelanggaran kode etik, Prakosa mengatakan ancaman hukumannya bervariasi.
 
"Yang perlu kita tentukan pertama kali apakah ada pelanggaran etik (yang dilakukan M. Nasir). Kalau ada pelangaran, kemudian akan kita kategorikan, apakah pelanggaran pelanggaran ringan atau berat," ujar M. Prakosa

Menurut Pasal 38 ayat (3) Peraturan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia 2/2011 tentang Tata Beracara Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat, imbuh Prakosa, ada beberapa sanksi yang akan diberikan, antara lain teguran lisan, teguran tertulis, pemindahan keanggotaan pada alat kelengkapan DPR RI, pemberhentian dari jabatan Pimpinan DPR RI atau Pimpinan Alat Kelengkapan DPR RI, pemberhentian sementara atau hingga pemberhentian sebagai anggota DPR RI. [arp]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Fenomena, Warga Sumsel Ramai-Ramai Siarkan Banjir Secara Live

Minggu, 05 April 2026 | 21:48

Besok Jusuf Kalla Laporkan Rismon Sianipar ke Bareskrim Polri

Minggu, 05 April 2026 | 21:29

Kejagung Periksa Kajari Karo Danke Rajagukguk

Minggu, 05 April 2026 | 20:57

Rekan Akmil Kenang Dedikasi Mayor Zulmi di Medan Tugas

Minggu, 05 April 2026 | 20:47

LPSK: RUU PSDK Harus Perkuat SIstem Perlindungan Saksi dan Korban

Minggu, 05 April 2026 | 20:31

JK: Saya Kenal Roy Suryo, Tapi Tak Pernah Danai Isu Ijazah Jokowi

Minggu, 05 April 2026 | 19:58

Simpan Telur di Kulkas, Dicuci Dulu atau Tidak?

Minggu, 05 April 2026 | 19:56

BRIN Ungkap Asa-Usul Cahaya Misterius di Langit Lampung

Minggu, 05 April 2026 | 19:15

Mayor Anumerta Zulmi Salah Satu Prajurit Terbaik Kopassus

Minggu, 05 April 2026 | 18:51

Terendus Skema Gulingkan Prabowo Lewat Rekayasa Krisis dan Kerusuhan

Minggu, 05 April 2026 | 18:33

Selengkapnya