pramono anung/ist
pramono anung/ist
RMOL. Pimpinan DPR mempersilakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memproses laporan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) terkait transaksi mencurigakan dalam rekening anggota DPR.
"Kita serahkan saja ke KPK untuk ditelusuri, apakah ada potensi uang yang didapatkan melalui praktek yang melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan atau tidak," kata Wakil Ketua DPR, Pramono Anung, di gedung DPR Jakarta (Selasa, 21/2).
Karena itu, Pramono meminta persoalan ini tidak menjadi perdebatan publik semata, karena tidak akan berarti apa-apa. Lebih baik PPATK dan penegak hukum menelusuri transaksi mencurigakan ini, termasuk menelusuri indikasi pencucian uang.
Populer
Sabtu, 04 April 2026 | 02:17
Rabu, 01 April 2026 | 18:05
Sabtu, 04 April 2026 | 02:23
Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08
Minggu, 05 April 2026 | 09:04
Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59
Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43
UPDATE
Minggu, 05 April 2026 | 21:48
Minggu, 05 April 2026 | 21:29
Minggu, 05 April 2026 | 20:57
Minggu, 05 April 2026 | 20:47
Minggu, 05 April 2026 | 20:31
Minggu, 05 April 2026 | 19:58
Minggu, 05 April 2026 | 19:56
Minggu, 05 April 2026 | 19:15
Minggu, 05 April 2026 | 18:51
Minggu, 05 April 2026 | 18:33