Berita

said aqil/ist

Kalau Mau, PBNU Bisa Bubarkan Ormas Anarkistis

SELASA, 21 FEBRUARI 2012 | 11:52 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Elit PBNU, seperti Ketum PBNU Said Aqil Siraj dan Wakil Rais Am PBNU Mustafa Bisri di banyak kesempatan dan event sudah menyampaikan kriteria organisasi kemasyarakatan dan politik yang boleh eksis di negeri ini.

"(Yaitu) harus berlandaskan Pancasila, memberikan rasa aman kepada masyarakat, memperjuangkan kepentingan masyarakat," jelas Jurubicara PBNU Sulthan Fatoni kepada Rakyat Merdeka Online (Selasa, 21/2).

"Kalau sudah keluar dari frame itu, maka kewajiban pemerintah untuk bersikap tegas. Bukan kewajiban NU-Muhammadiyah. Itu ranah pemerintah," sambungnya.

Hal itu ia katakan saat dimintai pendapatnya atas wacana pembubaran Front Pembela Islam.

Dia menegaskan, kalau pemerintah menganggap bahwa keberadaan ormas anarkis tidak bermasalah, hal itu urusan pemerintah. Tapi yang jelas, Bagi PBNU ormas anarkistis dengan dalih apa pun tidak bisa dibenarkan karena sudah menyalahi ketentuan.

"(Sebenarnya) kalau NU mau bisa melakukan perlawanan, bisa membubarkan ormas anarkis. Itu statemen Gus Mus. Cuman itu bukan tugas NU. Itu tugas pemerintah," tandasnya. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya