Berita

Survei LSI: Demokrat Melorot, Golkar Nangkring di Urutan Pertama

MINGGU, 19 FEBRUARI 2012 | 15:40 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Lembaga Survei Indonesia merilis hasil survei tentang elektabilitas partai politik. Dalam survei ini terlihat elektabilitas Partai Demokrat menurun.

"Salah satu turunnya suara Demokrat, karena banyak kader yang bermasalah," ujar peneliti LSI Burhanuddin Muhtadi di kantor LSI, Jalan Lembang Terusan, Menteng, Jakarta Pusat, siang ini (Minggu, 19/2).

LSI menggelar survei pada tanggal 1-12 Februari 2012 dengan 2.050 responden di 33 provinsi di Indonesia. Respondennya adalah warga negara Indonesia yang punya hak pilih dalam pemilihan umum. Satu pewawancara bertugas untuk satu desa/kelurahan yang terdiri dari 10 responden.

Partai yang dijadikan pilihan dalam survei ini adalah 38 partai peserta pemilu 2009. Dengan menggunakan metode wawancara tatap muka, margin of error survei sebesar 2,2 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Pada pemilu 2009 lalu elektabilitas Partai Demokrat 21 persen. Tapi sekarang melorot menjadi 13,7 persen.

"Namun, suara Demokrat yang lari, bukan kepada partai-partai lain. Tapi belum menentukan pilihan. Ini adalah peluang dan tantangan bagi partai-partai lain," tegasnya.

Berikut hasil survei LSI selengkapnya. Partai Golkar 15,5 persen; Partai Demokrat 13,7 persen; PDI Perjuangan 13,6 persen; Partai Gerindra 4,9 persen; PPP 4,9 persen; PKB 4,6 persen; PAN 4,1 persen; PKS 3,7 persen; dan Partai Hanura 1,2 persen; partai non parlemen 5,2 persen; dan masyarakat menjawab belum tahu 28,9 persen. [zul]


Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya