Berita

saleh daulay/ist

Pemuda Muhammadiyah: Pemerintah Tidak Punya Keberanian Tindak Kekerasan

SABTU, 18 FEBRUARI 2012 | 09:37 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah, Saleh Daulay, menegaskan, wacana pembubaran Ormas yang cinta kekerasan didahului oleh ketidaktegasan pemerintah dalam penegakan hukum.

"Dalam tatanan hukum kita sudah ada KUHP yang tegas sudah mengatur kekerasan harus ditindak. Tanpa revisi UU Ormas tahun 1985 sudah ada itu peraturan yang berlaku," kata Saleh pada acara Polemik Sindo Radio dengan topik "RUU Ormas" di Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (18/2).

Dengan semua perangkat hukum yang sudah tersedia, jika masih saja ada Ormas berperilaku barbar maka pemerintah dapat dikatakan gagal lakukan perundang-undangan.


"Pertanyannya, kalau kita masukkan klausul pembubaran Ormas anarkis dalam UU nomor 8 tahun 1985, mampu tidak pemerintah melaksanakannya," ujarnya.

Saat ini, ketika negara lumpuh terhadap kekerasan yang dilakukan pihak tertentu, masyarakat luas malah sudah mempunyai penolakan yang amat tinggi pada kekerasan.

"Penolakan masyarakat pada tindak kekerasan itu luar biasa tinggi, tapi pemerintah sendiri tak punya ketegasan. Saya sepakat pembubaran itu dimasukkan ke dalam revisi, tapi harus dengan catatan bisa diimplementasikan," terangnya.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya