Berita

indra j. piliang/ist

Sambut Positif Survei CSIS, IJP Optimistis Aburizal Bakrie akan Salip Megawati

KAMIS, 16 FEBRUARI 2012 | 19:39 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

RMOL. Kader dan pengurus Partai Golkar tidak kebakaran jenggot menanggapi hasil survei Centre for Strategic and International Studies (CSIS) yang menempatkan partai beringin itu di urutan kedua dengan perolehan suara 10,5 persen, disusul PDIP di tempat ketiga, 7,8 persen, dan Demokrat di urutan pertama, 12,6 persen.

"Bagi saya, survei CSIS itu cambuk bagi Partai Golkar. Kami diberikan arahan yang pas untuk melakukan konsolidasi politik dalam dua tahun ke depan," jelas Ketua Dewan Pelaksana Balitbang DPP Partai Golkar Indra J. Piliang petang tadi (Kamis, 16/2).

Indra juga menanggapi positif survei CSIS tentang elektabilitas Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie yang berada di urutan keempat dengan perolehan 5,2 persen. Sedangkan posisi pertama, kedua dan ketiga, diduduki Megawati Soekarnoputri, Prabowo Subianto, Jusuf Kalla.

"Survei CSIS itu justru memberikan sinyal positif, betapa belum semua rakyat Indonesia mengenal Ir. Aburizal Bakrie, namun sudah mendapatkan pendukung sebesar 5,2 %," tambah mantan peneliti CSIS ini.

Menurutnya, angka tersebut merupakan angka yang menggembirakan, sebagai angka modal awal sebelum mesin partai bergerak.

Soal temuan CSIS lainnya yaitu popularitas Abrizal sebesar 61 persen dan berada di posisi ke tujuh, lanjut Indra, berarti ada 39 persen lagi masyarakat Indonesia yang belum pernah mendengar sama sekali nama Aburizal Bakrie.

"Andai 5 persen saja dari yang 39 persen itu yang memilih Ir. Aburizal Bakrie, maka keunggulan survei sudah mengatasi Megawati yang tingkat pengenalannya sudah 90 persen," imbuh Ketua Departemen Kajian dan Kebijakan DPP Partai Golkar ini.

Pihaknya optimistis, sebagai sosok baru yang sama sekali belum pernah bertarung di tingkat pemilihan presiden, nama Aburizal Bakrie sudah cukup menjual. "Dengan metode yang tepat, baru dan moderen, kami yakin bisa melewati batas psikologis 10 persen yang kini dihuni Megawati di akhir tahun 2012 ini," tandasnya. [zul]


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Menelusuri Perjalanan Baru Vision dalam Serial VisionQuest

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:29

Usai Mandek, Harga Emas Antam Langsung Anjlok Hari Ini

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:22

Polisi Rilis 13 Korban Ledakan Pertokoan Pasar Cimanggis Tangsel

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:17

COP31 Jadi Momentum Prabowo Percepat Transisi Energi

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:08

PM Baru Maroko Temui Raja, Bahas Pembentukan Pemerintahan Baru

Kamis, 15 Oktober 2026 | 10:03

Pertamina Kerahkan Armada Tambahan dan Terminal 24 Jam untuk Normalisasi BBM di Bal

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:54

4,4 Juta Sertifikat Halal Terbit Jelang Batas Akhir, Didominasi UMKM

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:46

Pengamat Dorong Percepatan Jargas dan CNG untuk Tekan Impor LPG

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:42

Rupiah Nyaris Tembus Rp18.000 per Dolar AS, BI Langsung Buka Suara

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:38

Badai PHK Melanda Netflix Saat Pertumbuhan Melambat

Kamis, 15 Oktober 2026 | 09:27

Selengkapnya