Berita

ilustrasi

Belum Berangkat ke Cikeas, Massa di Tuprok Sudah Dibubarkan Polisi

RABU, 15 FEBRUARI 2012 | 11:01 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

RMOL. Massa Gerakan Rakyat untuk Duduki Cikeas (Geruduc) yang rencananya akan mencoba lagi mengepung kediaman pribadi Presiden SBY di Cikeas, yang sejak pukul 09.00 WIB tadi berkumpul di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat, terpaksa menunda niatnya.

"Sekitar pukul 10.00 kami dibubarkan paksa polisi dan semua perlengkapan demonstrasi kami dirampas," ujar aktivis HMI Universitas Bung Karno, Irgan, kepada Rakyat Merdeka Online, sesaat lalu (Rabu, 15/2).

Aparat gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Jakarta Pusat jumlahnya lebih banyak dari massa pemuda dan mahasiswa yang kira-kira berjumlah 150 orang.


"Mahasiswa terdiri dari tiga kampus Universitas Bung Karno, Universitas Negeri Jakarta dan Mpu Tantular," ucapnya.

Saat ini, massa Geruduc sedang melaporkan pembubaran, yang menurut mereka melanggar hak konstitusi warga untuk menyampaikan aspirasi, ke kantor Lembaga Bantuan Hukum yang terletak tidak jauh dari Tugu Proklamasi.

Sedangkan di dua lokasi lain, yaitu di Universitas Pakuan Bogor dan Kampus Universitas Islam 45 Bekasi, massa yang akan menuju Cikeas dikabarkan masih berkumpul sebelum konvoi dengan kendaraan ke Cikeas.

Salah seorang tokoh aktivis 98 yang pada saat pembubaran berada di Tugu Proklamasi, Ahmad Kasino, menegaskan, tindakan kepolisian yang membubarkan aksi mahasiswa berdalih UU sangat tidak masuk akal.

"Menyampaikan pendapat di muka umum dijamin konstitusi negara, tidak boleh dilarang atau dihambat. Aparat semena-mena," kata Kasino.[ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Terbuka Peluang Duetkan Pramono-AHY di 2029

Jumat, 11 September 2026 | 06:21

Komnas Palestina Salurkan 300.000 Liter Air Bersih ke Gaza

Jumat, 11 September 2026 | 06:08

Buku 'Islam Ala Prabowo' Bukan Produk MUI

Jumat, 11 September 2026 | 05:31

Tak Ada Alasan MK Menolak Gugatan Denny Indrayana Cs

Jumat, 11 September 2026 | 05:14

Kemenhaj Tutup Celah Jual Beli Antrean Haji Khusus

Jumat, 11 September 2026 | 05:04

Tiket Termurah Persija vs Persib Rp150 Ribu, Termahal Rp1,5 Juta

Jumat, 11 September 2026 | 04:24

Pansus Papua DPD RI Harus Bongkar Akar Konflik

Jumat, 11 September 2026 | 04:00

Perampasan Aset: Keharusan Hukum vs Kecemasan Publik

Jumat, 11 September 2026 | 03:39

Kudu Yakin Persib Libas Persija 2-0

Jumat, 11 September 2026 | 03:18

Terima Aspirasi Buruh

Jumat, 11 September 2026 | 03:00

Selengkapnya