Berita

habib rizieq

Habib Rizieq: Bukan Dayak yang Mau Bunuh Pimpinan FPI

SELASA, 14 FEBRUARI 2012 | 07:35 WIB | LAPORAN:

Minggu siang kemarin (13/2), Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq melaporkan sejumlah pihak ke Mabes Polri. Tidak cukup sampai di situ, pada Senin malam ia kembali memberikan penjelasan kepada media massa melalui pesan pendek.

Di dalam pesan pendek itu, Habib Rizieq menegaskan bahwa upaya pembunuhan delegasi pimpinan FPI yang datang ke Palangkaraya, Kalimantan Tengah, akhir pekan lalu (Sabtu, 11/2) bukanlah orang Dayak, baik muslim maupun non-muslim.

"(Melainkan) gerombolan preman rasis fasis yang dibina Gubernur Kalimantan Tengah Teras Narang," tulis Habib Rizieq.

Gerombolan itu, sambung Habib Rizieq, didukung Kapolda Kalteng Brigjen Damianus Zacky. Sementara yang bertindak selaku operator adalah Yansen Binti dan Lukas Tingkes. Dia menduga Yansen Binti adalah bandar narkoba. Sementara Lukas Tingkes yang merupakan Wakil Ketua Dewan Adat Dayak Kalteng disebutnya memiliki kasus korupsi yang sudah in krahct di tingkat Peninjauan Kembali (PK) Mahkamah Agung.

"Mereka takut dibongkar keboborokannya. (Justru) FPI sedang membela Dayak Seruan yang dizalimi penguasa, pengusaha dan preman," masih kata Habib Rizieq.

Habib dari Tanah Abang, Jakarta, ini tampaknya pesimistis pemerintah pusat akan mengambil tindakan tegas terhadap kelompok yang menerobos apron Bandara Cilik Riwut dan mengancam akan merusak pesawat Sriwijaya yang mengangkut delegasi FPI dari Jakarta.

"(Mari) tonton juga (kelompok) liberal yang akan membela kaum anarkis tersebut," kata Habib Rizieq lagi. [ysa]

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya