Berita

ilustrasi/ist

RUU PEMILU

Syahwat Penguasa Bikin Pembahasan RUU Pemilu Berjalan Lamban

MINGGU, 12 FEBRUARI 2012 | 16:24 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Karena tarik menarik kepentingan semua partai politik dan syahwat kekuasaan penguasa, maka pembahasan RUU Pemilu berjalan lamban.

"Setiap perubahan UU Pemilu, ada syahwat penguasa untuk kepentingan mereka," kata Wakil Ketua Pansus RUU Pemilu dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arwani Tomafi, dalam diskusi publik dengan tema RUU Pemilu untuk Demokrasi Politik Elit atau Demokrasi Politik Kebangsaan di kantor PB PMII, Salemba, Jakarta (Minggu, 12/2).

Arwani pun meminta semua pimpinan partai yang tergabung dalam Setgab untuk duduk satu meja. Dan Partai Demokrat harus segera memanggil semua pimpinan partai koalisi.


"RUU Pemilu ini harus didorong untuk untuk sistem pemilihan yang lebih baik," tegas Arwani.

Meskipun waktu pembahasan RUU ini tinggal sebulan, Arwani tetap optimis pembahasan ini dapat selesai. Dengan syarat, semua pihak, terutama DPR dan pemerintah, memiliki kesadaran dan komitemen.

"Sekarang baru sekitar 65 persen RUU Pemilu itu digarap," demikian Arwani. [ysa]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya