Berita

ist

KPK Sita Barang Bukti Penyelewengan Proyek Mewah Renovasi Ruang Banggar DPR

SABTU, 11 FEBRUARI 2012 | 03:52 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

RMOL. Seorang petugas Komisi Pemberantasan Korupsi keluar dari ruangan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI pada pukul 20.40 WIB kemarin. Menenteng tas hitam ukuran sedang, dia menyusul lima petugas KPK lainnya yang sudah keluar 20 menit sebelumnya.

Sejak Jumat pagi, mereka memang melakukan penggeledahan di ruangan Sekretariat Pimpinan Banggar DPR dan kantor Wa Ode Nurhayati, anggota non aktif Banggar DPR yang kini berstatus tersangka dalam kasus suap PPID.

Dicegat saat keluar dari ruangan Banggar, petugas KPK yang mengenakan baju batik warna putih dengan motif hitam dan tanpa rompi KPK tak mau menjelaskan hasil penggeledahannya. Informasi soal penggeledahan, kata petugas yang tidak mau memberitahukan namanya itu, bisa ditanyakan kepada Kepala Informasi dan Humas KPK, Johan Budi SP.


"Sama pak Johan saja. Sudah saya lapor ke beliau," katanya.

Apa saja yang ditemukan tim penggeledah? petugas itu tak mau menjawab. Tapi dia memastikan, segala hal yang terkait untuk kebutuhan penyidikan proyek renovasi ruang Banggar yang menelan biaya lebih dari Rp 20 miliar beberapa waktu lalu menjadi salah satu fokus penggeledahan. Memang, publik menganggap proyek renovasi itu sangat mewah dan terkesan sangat koruptif.

"Semuanya sudah," katanya sambil berlalu. [dem]

Populer

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Harga Emas Dunia Terkoreksi Saat Ultimatum Trump Dekati Tenggat

Senin, 06 April 2026 | 08:19

Krisis Global Memanas, Industri Air Minum Tercekik Lonjakan Harga Kemasan

Senin, 06 April 2026 | 08:06

Sektor Bisnis Arab Saudi Terpukul, Pertama Kalinya dalam 6 Tahun

Senin, 06 April 2026 | 08:00

Trump Ancam Ciptakan Neraka untuk Iran jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Senin, 06 April 2026 | 07:48

AS Berhasil Selamatkan Pilot Jet Tempur F-15 di Pegunungan Iran

Senin, 06 April 2026 | 07:36

Strategi WFH di Berbagai Negara Demi Efisiensi Energi

Senin, 06 April 2026 | 07:21

Cadangan Pangan Pemerintah Capai Level Tertinggi, Aman hingga Tahun Depan

Senin, 06 April 2026 | 07:06

Daya Kritis PBNU ke Pemerintah Makin Melempem

Senin, 06 April 2026 | 06:32

Amerika Negara dengan Ideologi Kapitalisme Menindas

Senin, 06 April 2026 | 06:12

Isu Pemakzulan Prabowo Belum Padam Total

Senin, 06 April 2026 | 06:07

Selengkapnya